Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Warga Kesamben Jombang Umek, Tertipu Arisan Bodong, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Achmad RW • Sabtu, 24 Februari 2024 | 16:10 WIB
Ilustrasi arisan bodong.
Ilustrasi arisan bodong.

JombangBanget.id – Puluhan Warga Desa Pojok Kulon, Kecamatan Kesamben, Jombang resah dalam beberapa minggu terakhir.

Arisan online yang dikelola salah satu warga, kini macet.

Uang warga yang hilang disebut-sebut mencapai miliaran rupiah.

Hal itu diungkapkan dua warga Tz, 26 dan N, 26 yang memang ikut arisan online.

“Pelakunya bernama Is, 25, warga sini juga, tetangga kami sendiri,” kata N salah satu korban.

Ia menjelaskan, arisan online itu sudah berlangsung satu tahun terakhir.

“Saya sendiri ikut sejak Agustus 2023 lalu, karena ditawari pelaku lewat WhatsApp,” terangnya.

Dalam penawarannya, Is menawarkan untuk membeli arisan dari orang lain.

Agar lebih menarik, harga arisan di bawah uang yang didapat.

“Jadi misalnya arisan yang dapat Rp 2 juta, dia jual Rp 1 juta, dan itu banyak sekali yang dijual. Cairnya itu 1 bulan, paling panjang 3 bulan,” lontar dia.

Selama ini N mengaku telah membeli banyak arisan kepada Is. Terlebih, selama beberapa bulan ini arisannya lancar saja.

Baca Juga: Begini Kronologi Penyelundupan Rokok Ilegal Melalui Jalan Tol Jombang-Mojokerto Digagalkan Kantor Bea Cukai Kediri

“Sampai akhirnya sebelum pemilu, tanggal 13 Februari pencairan terakhir, nominalnya sekitar Rp 23 juta, setelah itu mandek sampai hari ini, totalnya Rp 72 juta” bebernya.

Ia baru tahu jika kendala seperti itu tak dialaminya sendiri. Sejumlah warga lain juga merasakan hal sama.

“Dan bareng serentak ternyata, semua mandek akhirnya rame, ternyata yang kena puluhan warga, kalau 50 ada, belum dari desa lain,” tambah dia.

Pengakuan serupa disampaikan Tz, 26, rekan dan tetangga desa Is yang juga menjadi korban arisan online itu.

Padahal Tz sudah lama mengenal Is dan memiliki kontaknya.

“Kemudian saya ditawari, dijapri sampai akhirnya tertarik,” kenangnya.

Ia pun membeli arisan dengan nominal kecil, mulai ratusan ribu rupiah.

“Saya total setor Rp 2 juta, tapi ya sampai sekarang belum cair, dan memang mandek,” keluhnya.

Tidak hanya dari Desa Pojok Kulon, S, 25, warga Plandaan, Jombang juga ikut tertipu dalam kasus arisan bodong yang dikelola Is.

“Saya sudah beberapa bulan, dan sudah setor Rp 50 juta untuk beberapa arisan,” ungkapnya.

Bahkan, dari uang Rp 50 juta yang ia setorkan itu baru Rp 7 juta yang cair.

“Jadi (13/2) itu terakhir, harusnya cair Rp 8 juta, cuma cair Rp 7 juta, yang lainnya belum cair sama sekali,” jelasnya.

Baca Juga: Hukuman Mubin Terdakwa Kasus Korupsi Pupuk Dikorting Lagi, Ini Penjelasan Kejari Jombang

Para korban mengaku sudah beberapa kali mendatangi rumah Is.

Namun dijawab dengan berbagai alasan.

“Alasan mulai uangnya hilang di bank, ngaku juga ditipu temannya, yang jelas cuma janji. Nomor dia juga sudah tidk aktif lagi,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Sekretaris Desa Pojok Kulon Muchammad Adhar, membenarkan dugaan penipuan yang dialami warganya.

Cukup banyak warga yang menjadi korban arisan bodong ini.

“Jadi memang ini sudah beberapa minggu terakhir jadi problem di desa, sudah dilakukan dua kali mediasi. Rencana pekan depan akan ada mediasi lagi,” katanya.

Ia menyebut, sudah ada beberapa warga bahkan telah melakukan upaya hukum.

“Hari ini (23/2) tadi juga sudah ada beberapa orang yang melapor ke Polsek Kesamben,” lontarnya.

Sementara itu, Kapolsek Kesamben AKP Achmad, membenarkan perihal upaya hukum yang dilakukan sejumlah warga Desa Pojok Kulon.

“Jadi kemarin memang kami mengarahkan untuk membuat laporan saja daripada nanti kisruh di desa” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya akan berkoordinasi terkait tindaklanjutnya.

“Ya, akan kita tampung dulu, kalau memang di Polsek mampu ditangani. Kalau tidak mampu nanti diarahkan ke Polres Jombang. Mengingat korbannya sangat banyak dan nominal kerugiannya juga besar, sampai miliaran rupiah,” pungkas dia. (riz/bin/fid)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #arisan bodong #warga #Resah #tertipu #kerugian #Kesamben #Jombang #miliaran rupiah #pojokkulon #Polsek Kesamben