JombangBanget.id – Sebuah video aksi balap liar di ruas Kabuh-Tapen, Jombang beredar di media sosial.
Padahal ruas jalan yang berada tepat di depan SMKN Kabuh ini baru selesai dibangun.
Beberapa sepeda motor protolan beradu cepat.
Tiga orang jadi pembalap, sementara yang lainnya jadi penonton.
Aksi balap liar itu dibenarkan Nurhadi, salah satu guru SMKN Kabuh.
Ia menyebut, aksi balap liar memang sering terjadi di depan sekolahnya.
“Biasanya mulai sekitar pukul 16.30, pokoknya setelah jam pulang sekolah, lokasinya tepat di depan sekolah,” terangnya.
Disampaikan, aksi balap liar semakin intens setelah jalan cor itu selesai dibangun.
Jalur yang lurus dan mulus itu dipilih anak-anak untuk balap liar.
Karno, 54, warga lain yang rumahnya berdekatan di lokasi juga membenarkan aksi balap liar.
“Sebenarnya sudah lama, tapi makin sering setelah jalannya sudah dicor,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jombang, Jumat (19/1) siang.
Baca Juga: Jalan Cor Ruas Kabuh-Tapen di Jombang Belum Rampung, Kondisinya Dipenuhi Tanah Uruk
Menurutnya, aksi balap liar itu dilakukan anak-anak muda yang bukan warga sekitar.
“Ada yang dari Ploso, Kabuh, rata-rata bukan orang sini,” imbuhnya.
Lokasi balap liar dimulai dari depan SMKN Kabuh, berjalan ke arah timur, menuju Dusun Mabul, Desa Sidokaton, Kecamatan Kudu, Jombang.
“Ujungnya biasanya di depan rumah, kan memang perbatasan,” imbuhnya lagi.
Ia menyebut, aksi balap liar beberapa kali dibubarkan aparat kepolisian.
Bahkan, sempat ada beberapa pemuda dan motor yang diamankan.
“Tapi nggak tahu dari polsek mana, kemarin sudah ada yang diamankan,” lontarnya.
Ia dan warga lainnya mengaku sangat resah dengan aktivitas balap liar tersebut.
Sebab, cenderung membahayakan dan bisa mengancam keselamatan jiwa.
“Ya ini kan jalan umum, kalau sampai ada yang menabrak bagaimana, apalagi kalau mengenai rumah warga, pinggirnya juga permukiman,” tegas dia.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Kabuh AKP Qoyyum Mahmudi, membenarkan aksi balap liar di wilayahnya.
Upaya penertiban juga telah dilakukan.
Baca Juga: Pengemudi Sepeda Motor di Jombang Tewas Tertabrak Kontainer, Usai Terpeleset Lewati Genangan Air
“Jadi memang dua pekan lalu kita sudah melakukan penggerebekan di sana, karena ada pengaduan dari masyarakat tentang balap liar itu,” terangnya.
Dalam penggerebekan itu, jelas Qoyyum, sejumlah penonton sempat kabur saat aparat kepolisian tiba di lokasi.
Namun ada beberapa yang tidak bisa kabur dan berhasil diamankan.
“Ada tiga motor yang kita amankan. Rencananya proses pengambilan akan dilakukan jika pemilik motor datang bersama orang tua dan menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi lagi,” pungkas dia. (riz/bin/fid)
Editor : Ainul Hafidz