JombangBanget.id - Polisi berhasil mengamankan kawanan gerombolan anak-anak gangster yang kerap membuat resah di wilayah Mojoagung, Jumat (23/5).
Untuk memberi efek jera, gerombolan yang menamakan diri bandit segawon ini diberi hukuman wajib lapor hingga pembinaan rohani.
Penangkapan dilakukan polisi kepada salah satu anggota kelompok bandit segawon.
Ini setelah mereka sering melakukan konvoi di sekitaran Ringroad Mojoagun sambil membentangkan bendera besar.
’’Dari video yang kami terima, mereka ini biasanya memenuhi jala raya sehingga bisa membahayakan pengguna kendaran lainnya,’’ kata Kapolsek Mojoagung, Kompol Yogas.
Anggota gerombolan itu kini sudah diamankan Polsek Mojoagung.
Setelah dilakukan pemeriksaan, mereka diberi pembinaan rohani, sembahyang, mengaji dan diberi sanksi wajib lapor.
’’Mereka diamankan saat petugas sedang melakukan patroli rutin,’’ ucapnya.
Saat itu ada anak perempuan yang sedang dikejar gerombolan pelaku. Petugas langsung bergerak menghentikan dan mengamankan satu dari sembilan anggota gerombolan.
’’Saat diperiksa ditemukan identitas dan sejumlah video aksi gangster yang kerap berkeliaran di kawasan Mojoagung,’’ imbuhnya.
Dari situlah dikembangkan dan polisi langsung bergerak cepat, menangkap gerombolan yang sempat kabur ke rumah masing-masing dari tiga kecamatan, Mojoagung, Sumobito dan Mojowarno.
Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan terhadap anak-anak yang masih dibawah umur tersebut.
’’Usai dilakukan pemeriksaan, petugas akhirnya mengenakan sanksi wajib lapor,’’ imbuhnya.
Petugas juga memberikan bimbingan rohani, salat dan mengaji di musala polsek. Aksi anak-anak remaja ini memang kerap membuat gaduh di media sosial.
’’Sanksinya kita panggil orang tuanya, kita berlakukan wajib lapor ke Mapolsek setiap malam, untuk salat Isya, kemudian ngaji bersama anggota setiap hari,’’ tegasnya.
Polisi berharap pengawasan orang tua bisa dilakukan lebih ketat agar anak-anak tak terlibat dalam aksi membahayakan dan merugikan orang lain seperti gangster.
’’Kami mengimbau agar orang tua mengawasi anak-anaknya dan membatasi jam malam mereka,’’ ungkapnya. (riz/jif)
Editor : Achmad RW