Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Hebat! Siswa MAN PK MAN 4 Jombang PP Mambaul Maarif Denanyar Jombang Ini Sukses Sabet Juara LKTI Nasional

Wenny Rosalina • Jumat, 22 Agustus 2025 | 14:13 WIB
Hanyda Nisaul Muslim, Siswi MAN PK MAN 4 Jombang PP Mambaul Maarif Denanyar, Jombang.
Hanyda Nisaul Muslim, Siswi MAN PK MAN 4 Jombang PP Mambaul Maarif Denanyar, Jombang.

JombangBanget.id - Hanyda Nisaul Muslim, santri Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan (MAN PK) MAN 4 Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang, berhasil menorehkan prestasi membanggakan.

Ia sukses menjadi juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional di UIN Sunan Ampel Surabaya.  

”Alhamdulillah, saya bersama teman satu tim saya Deitsna Fatkha Rahmadina berhasil melalui seluruh tahapan hingga jadi juara,” kata Hanyda.

Mendapatkan predikat sebagai juara LKTI tingkat nasional untuk yang pertama kali membuat minatnya terhadap dunia literasi makin membuncah.

Mulai menyukai membaca dan menulis, untuk menghasilkan karya yang lebih besar lagi ke depannya.

Di ajang LKTI tingkat nasional yang digelar di Surabaya pada 7 Agustus 2025 itu, ia mengangkat tema Modul Dakwah Digital sebagai Panduan Praktis Media Sosial.

Ide itu berangkat dari perhatiannya kepada fenomena dakwah sosial media yang sekarang yang terkadang tanpa dilandasi dengan dasar, baik Alquran maupun Hadits.

Juga penggunaan musik yang tidak sesuai.

”Kadang juga menggunakan musik yang tidak sesuai dengan nilai suci dakwah, jadi ingin memandu bagaimana membuat konten sesuai dengan syariat Islam,” ungkap gadis kelahiran Tulungagung, 25 Agustus 2007 tersebut.

Solid mengerjakan bersama tim, Hanyda juga aktif mengikuti bimbingan dari Ustadah Risyalah dan Ustad Ali Syahbana menjelang lomba berlangsung.

Tidak hanya menyiapkan materi yang baik, dengan sumber berbagai jurnal yang dapat dipertanggungjawabkan, Hanyda juga mengikuti serangkaian latihan untuk menjawab soal.

Baca Juga: Jadi Juara MTI Nasional, Zhafif Raissa Sebut Ingin Jadi Guru hingga Kuliah di Qatar

”Sebab, ada presentasi juga, jadi sebelum ke Surabaya saya bersama Ustadzah Risyalah dan Ustadz Ali Syahbana untuk latihan menjawab soal,” jelasnya.

Untuk mempersiapkan LKTI, ia harus belajar ekstra keras.

Ia memanfaatkan waktu luang setelah mengikuti semua kegiatan asrama di Asrama Hasbullah Said yang merupakan asrama khusus siswa MAN PK di lingkungan MAN 4 Jombang PP Mamba'ul Ma'arif.

Ia belajar lagi mempersiapkan lomba bersama teman satu timnya.

”Ada dispensasi dari asrama untuk dapat menggunakan laptop di atas jam 21.00 WIB untuk mempersiapkan lomba, harus izin dulu,” jelasnya.

Putri pasangan Muhammad Muslim dan Sumarmi memiliki cita-cita yang mulia, yaitu menjadi seorang pendidik.

Tidak hanya guru di sekolah formal saja, tapi juga guru di masyarakat.

”Mudah-mudahan bisa jadi guru, kalau bisa jadi dosen,” ungkap Warga Desa/Kecamatan Pakel Tulungagung tersebut.

Selain fokus di bidang akademik, ia juga tercatat sebagai santri yang patuh terhadap aturan dan tata tertib pondok.

Di Asrama Hasbullah Said santri harus mampu  menghafal Alquran minimal 6 juz dalam waktu tiga tahun.

”Alhamdulillah, saya sudah mencapai target itu, sudah dapat 15, target selanjutnya tidak muluk-muluk yang penting dimurojaah saja,” jelas alumnus MI Jati Salam Gombang Tulungagung dan SMP Tahfidh AL Hidayah Tulungagung tersebut.

Hanyda memiliki cara sendiri untuk menghafal.

Sebelum tidur dibaca beberapa kali, baru kemudian mulai dihafal setelah salat Subuh. (wen/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#siswa Jombang #Santri #siswa #LKTI #PP Mambaul Maarif Denanyar #Juara #Jombang #Santri Jombang #Man 4 Jombang