JombangBanget.id – Kesabaran dan kemampuan berkomunikasi menjadi bekal Nur Khasanah dalam melayani pelanggan Perumdam Tirta Kencana Jombang.
Sejak bergabung pada 1 Oktober 2025 sebagai frontliner, perempuan asal Desa Spanyul, Kecamatan Gudo, itu berupaya menghadapi setiap keluhan dengan pendekatan humanis dan membantu pelanggan menemukan solusi.
Bagi Nur, pekerjaan itu bukan sekadar melayani transaksi pembayaran rekening air. Dia juga harus mampu mendengarkan keluhan pelanggan, memahami persoalan, hingga membantu mencari jalan keluar atas berbagai kendala yang dihadapi.
Baca Juga: Lawan Perundungan, Pemprov Sinergi DSC Gelar Halaqah Santri Digital 2026 di Jombang
Salah satu tantangan yang kerap ditemui adalah pelanggan yang menyampaikan berbagai kendala dalam layanan air. Dalam situasi seperti itu, Nur berusaha tetap tenang dan melakukan pendekatan persuaif kepada pelanggan.
”Sebisa mungkin kita ikut menenangkan, sabar, dan mencari solusi. Kalau ada pelanggan yang menyampaikan kendalanya, saya berusaha membantu mencari solusinya,” ujarnya.
Baginya, pelayanan yang baik menjadi salah satu kontribusi yang bisa diberikan untuk kemajuan Perumdam Tirta Kencana Jombang.
Sebab, pengalaman pelanggan saat berinteraksi langsung dengan petugas turut membentuk kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan daerah tersebut.
Baca Juga: Kapolres Sidak SPBU di Jombang, Begini Hasil Pengecekannya
”Saya berusaha memberikan pelayanan sebaik mungkin. Kalau ada kendala, sebisa mungkin ikut membantu sampai menemukan solusi,” imbuhnya.
Di balik pekerjaannya sekarang, Nur memiliki bekal pendidikan yang relevan. Dia menempuh pendidikan dasar di MI Miftahul Huda Spanyul, kemudian melanjutkan ke SMPN 2 Diwek dan SMA 1 PGRI Jombang.
Pendidikan tingginya ditempuh di ITEBIS PGRI Dewantara Jombang pada program studi Manajemen dengan konsentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia.
Menariknya, dia berhasil menyelesaikan kuliah dalam waktu tiga tahun dan lulus pada Februari 2025.
Pengalaman berorganisasi juga menjadi bagian dari perjalanan Nur sebelum memasuki dunia kerja. Dia pernah terlibat dalam organisasi mahasiswa UKM KSR PMI dan dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai bendahara umum.
Keterlibatan dalam berbagai kegiatan turut memberinya pengalaman bekerja sama dan berkomunikasi dengan banyak orang.
Baca Juga: Pompa Pamsimas Rusak, Warga Ngares Jombang Masih Bergantung Air BPBD
Kemampuan komunikasi tersebut menjadi bekal tersendiri ketika dia mulai bekerja di Perumdam. Selain menjalankan tugas sebagai frontliner, Nur juga pernah membantu pembuatan konten, terlibat dalam kegiatan perusahaan, hingga dipercaya menjadi pembawa acara.
Berbagai pengalaman itu menjadi ruang baginya untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan di luar pekerjaan utama. Ke depan, Nur ingin terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Dia meyakini, kontribusi tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar.
”Bagi saya ketekunan menjalankan tugas, kesediaan mendengarkan keluhan, serta kemauan mencari solusi merupakan langkah sederhana yang dapat mendukung kemajuan Perumdam Tirta Kencana Jombang,’’ pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz