Aulia Rohmah, Guru MAN 4 Jombang yang Aktif di Fatayat NU

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:47 WIB
Aulia Rohmah, S.Pd guru di MAN 4 Jombang. (IST)
Aulia Rohmah, S.Pd guru di MAN 4 Jombang. (IST)

JombangBanget.id – Aulia Rohmah, guru MAN 4 Jombang, melanjutkan kiprah pengabdiannya di organisasi Nahdlatul Ulama dengan menjadi Wakil Sekretaris I PC Fatayat NU Jombang periode 2026–2030.

Sebelum menduduki amanah tersebut, ia aktif di IPPNU sejak remaja, mengikuti kegiatan kaderisasi PMII saat kuliah, dan terlibat dalam edukasi keagamaan bagi kalangan pelajar.

“Pengabdian merupakan panggilan jiwa yang memberinya ruang untuk terus belajar sekaligus memberikan manfaat kepada orang lain,” ungkap perempuan kelahiran Jombang, 23 Mei 1991, tersebut.

Baca Juga: Lawan Perundungan, Pemprov Sinergi DSC Gelar Halaqah Santri Digital 2026 di Jombang

Perjalanan organisasinya dimulai pada 2003. Saat masih menjadi pelajar, Aulia dipercaya menjadi Ketua Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek.

Ia kemudian mengemban amanah sebagai wakil ketua di tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC). Kecintaannya terhadap organisasi terus tumbuh hingga mengantarkannya terlibat dalam kepengurusan tingkat cabang.

Saat menempuh pendidikan di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Aulia aktif di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), mengikuti kaderisasi dua tingkat, yaitu MAPABA dan PKD, serta terlibat dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di fakultasnya.

Setelah lulus pada 2013, Aulia kembali aktif di PC IPPNU Jombang.

Baca Juga: Kapolres Sidak SPBU di Jombang, Begini Hasil Pengecekannya

Ia dipercaya menjadi sekretaris dan terlibat dalam program kerja sama Kementerian Agama dengan organisasi kemasyarakatan untuk pengadaan penyuluh agama Islam swasta.

Selama setahun, ia menjalankan edukasi keagamaan ke desa-desa dengan menyasar kalangan pelajar melalui jaringan IPNU dan IPPNU.

Bagi Aulia, kegiatan organisasi bukan sebatas menjalankan program kerja. Ia juga berupaya mempraktikkan ilmu yang diperoleh selama kuliah untuk memberikan edukasi keagamaan kepada generasi muda.

Setelah menuntaskan pengabdiannya di IPPNU, Aulia melanjutkan kiprah di Fatayat NU.

Ia sempat menjadi anggota bidang sosial budaya berlanjut hingga menjadi Wakil Sekretaris I PC Fatayat NU Jombang 2026–2030. Aulia juga menjadi fasilitator kaderisasi PW Fatayat NU Jawa Timur,. kepengurusan Majelis Alumni IPPNU dan PERGUNU Jombang.

Pegangan hidup yang terus ia jaga yakni Surah Muhammad ayat 7. Ayat tersebut mengajarkan janji pertolongan Allah kepada orang-orang yang menolong agama-Nya. Petuah itu ia peroleh dari almarhum KH Israfil Amar, mantan Ketua PCNU Jombang. 

Baca Juga: Antrean Pertalite Mengular di Jombang, SPBU Klaim Stok Aman

Kecintaannya terhadap organisasi bahkan menjadi salah satu pertimbangan Aulia ketika membangun rumah tangga. Ia berharap memiliki pasangan yang mendukung aktivitas pengabdiannya. Harapan itu terwujud.

Sang suami, M. Nur Assadullah, memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan organisasi yang dijalaninya.

Di tengah tanggung jawab sebagai istri dan guru, Aulia tetap berupaya menjaga komitmen berorganisasi.

”Banyak sekali ilmu yang saya dapatkan dalam organisasi yang dapat saya terapkan ketika saya sekarang mengajar di madrasah,” jelasnya. (wen/naz)

Editor : Ainul Hafidz
fatayat Jombang wanita MAN 4