Gerobak Pentol Antar Warga Jombang Ini ke Tanah Suci, Setelah Dua Dekade Menabung

Azmy endiyana Zuhri • Dipublikasikan Minggu, 26 April 2026 | 07:20 WIB

 

Ali Badrin, penjual pentol asal Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang yang tahun ini pergi haji. (Azmy Endiyana/Radar Jombang)
Ali Badrin, penjual pentol asal Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang yang tahun ini pergi haji. (Azmy Endiyana/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Kisah inspiratif datang dari Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang.

Ali Badrin, penjual pentol keliling yang setia berjualan selama lebih dari dua dekade, akhirnya mewujudkan mimpinya berangkat haji tahun ini.

Setiap pagi, roda kecil gerobak kayu milik Ali berderit pelan menyusuri jalan desa.

Sejak 2004, lelaki 55 tahun itu tak pernah berhenti menawarkan pentol buatannya, meski harus menghadapi panas, hujan, hingga sepinya pembeli. Dari gerobak sederhana itulah, ia menabung harapan.

Baca Juga: 133 Desa di Jombang Belum Cairkan DD Tahap Pertama, 12 Desa Bahkan Belum Ajukan Pencairan

”Awalnya saya diajak teman yang kerja di bank untuk daftar haji,” kenangnya.

Sedikit demi sedikit, hasil berjualan ia sisihkan. Tidak banyak, tapi konsisten. Dua puluh tahun berlalu, hingga akhirnya kabar yang dinanti datang, Ali dipastikan berangkat haji 2026.

Alhamdulillah, sejak daftar itu rasanya semua dimudahkan,” ucapnya dengan mata berbinar.

Bagi Ali, profesi bukan ukuran. Pentol yang ia jual justru menjadi jalan menuju impian.

Yang penting berusaha. Jangan pernah berhenti, meskipun hanya jualan pentol,” katanya.

Selain menyiapkan diri untuk ibadah haji, Ali juga memikirkan masa depan anak-anaknya. Ia menitipkan mereka di pondok pesantren agar mendapat bekal agama.

Biar mereka punya pegangan hidup,” ujarnya.

Menjelang keberangkatan, Ali memperbanyak ibadah dan menjaga kesehatan.

Haji bukan hanya soal biaya, tapi juga kesiapan hati,” pungkasnya. (yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
penjual pentol haji Jogoroto menabung Jombang