JombangBanget.id - Ketua Komite Etik dan Hukum sekaligus dokter spesialis mata RSUD Ploso, Jombang, dr Mochammad Sjarifudhin SpM MMR MH, baru-baru ini menjadi delegasi Indonesia dalam ajang bergengsi Asia-Pacific Academy of Ophthalmology (APAO) Congress 2026 di Hong Kong (5–8/2).
Ini merupakan organisasi dokter spesialis mata se-Asia Pasifik yang fokus pada pengembangan ilmu kedokteran mata.
Peningkatan pelayanan kesehatan mata masyarakat. Serta pencegahan kebutaan di kawasan Asia-Pasifik.
’’Kongres APAO diselenggarakan setiap tahun dengan berbagai agenda. Antara lain rapat pimpinan organisasi dokter spesialis mata negara-negara anggota,’’ terangnya.
Juga simposium ilmiah, pelatihan dan workshop peningkatan keterampilan.
Serta kontes presentasi kasus dan poster ilmiah. ’’Juga memberikan penghargaan bagi dokter berprestasi dalam pelayanan dan pengabdian masyarakat,’’ ungkapnya.
Sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), dr Sjarifudhin hadir dalam rapat pimpinan organisasi bersama Ketua Umum Perdami.
Dia mewakili Indonesia dalam forum internasional tersebut.
Dokter Sjarifudhin bersama rekannya, dr Dinda Zhafira SpM, berhasil lolos seleksi untuk mengikuti Kontes Poster Ilmiah.
Mereka mempresentasikan kasus yang ditemukan saat memberikan pelayanan di Poli Mata RSUD Ploso.
Keberhasilan ini menurutnya tidak lepas dari dukungan penuh manajemen rumah sakit.
’’Terima kasih sebesar-besarnya kami sampaikan kepada direktur dan segenap manajemen RSUD Ploso yang telah sangat membantu kami dengan menyediakan alat-alat diagnostik terkini sehingga kami dapat mendokumentasikan kasus dengan baik,’’ tuturnya.
Keikutsertaan dr Sjarifudhin dalam kongres APAO tidak hanya menegaskan kapasitas profesionalnya.
Tetapi juga menunjukkan peran RSUD Ploso dalam mendukung inovasi, penelitian, dan pelayanan kesehatan mata yang berkualitas di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan pengalaman itu, dr Sjarifudhin berharap ilmu dan praktik terbaik yang diperoleh dari kongres APAO dapat diterapkan di RSUD Ploso.
’’Terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan pasien. Serta mendukung pencegahan kebutaan di Kabupaten Jombang dan sekitarnya,’’ tegasnya. (fid/jif)
Editor : Ainul Hafidz