Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Sosok Inovatif di Balik IGD RSUD Jombang, dr Ahmad Mahfur SpA Perkuat Layanan Gawat Darurat

Anggi Fridianto • Minggu, 18 Januari 2026 | 08:19 WIB
RAMAH: Kepala IGD sekaligus dokter spesialis anak RSUD Jombang, dr Ahmad Mahfur SpA.
RAMAH: Kepala IGD sekaligus dokter spesialis anak RSUD Jombang, dr Ahmad Mahfur SpA.

JombangBanget.id - Sebagai Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Jombang, dr Ahmad Mahfur SpA, komitmen melahirkan inovasi dalam pelayanan kegawatdaruratan.

Salah satu terobosan penting hadir melalui layanan pra-rujukan terkoordinasi.

Tim IGD mampu menjemput pasien langsung dari rumah lewat komunikasi cepat dengan jejaring fasilitas kesehatan.

Langkah ini memungkinkan penilaian awal serta stabilisasi dilakukan sebelum pasien tiba di rumah sakit.

Dukungan ambulans 119 siaga 24 jam turut mempercepat respons lapangan.

Ambulan dilengkapi peralatan emergensi serta tenaga kesehatan terlatih untuk menangani kasus henti jantung, trauma, hingga kondisi kritis lain.

Di dalam IGD, sistem triase terstandar memastikan pasien paling gawat memperoleh prioritas penanganan.

Area emergency P1 kini lebih luas, tertata, serta dilengkapi alat emergensi modern untuk stabilisasi cepat pasien kritis.

’’Kami perbaiki alur dan zona pelayanan. Tujuannya satu, mempercepat tindakan pada pasien kritis,’’ ungkapnya.

Inovasi lain terlihat pada pusat penanganan stroke dan penyakit jantung.

Kehadiran cath lab memberi kesempatan intervensi lebih dini saat golden period.

Baca Juga: Profil Siti Qomariah, Guru SMK Berpengalaman yang Kini Jabat Kasi SMK di Jombang

Ini meningkatkan peluang keselamatan pasien. Selain itu, layanan PONEK center juga diperkuat untuk menangani kegawatdaruratan ibu bersalin dan bayi baru lahir.

Terintegrasi dengan jejaring puskesmas di seluruh Jombang.

’’Kami ingin memastikan ibu dan bayi mendapat pertolongan komprehensif tanpa hambatan rujukan,’’ terangnya.

IGD RSUD Jombang turut menghadirkan trauma center 24 jam.

Penanganan kecelakaan lalu lintas hingga trauma kompleks dilakukan terpadu dengan dukungan dokter bedah, ortopedi, bedah saraf, urologi, serta fasilitas operasi emergensi.

’’Kasus trauma butuh kerja tim lintas spesialis. Semua sudah disiapkan agar pasien tidak kehilangan waktu,’’ katanya.

Pelayanan gawat darurat anak menjadi perhatian khusus. Pediatric emergency hadir dengan pendekatan ramah anak.

Menangani gangguan pernafasan, dehidrasi, kejang, hingga penurunan kesadaran.

’’Anak bukan miniatur dewasa. Penanganannya perlu pendekatan khusus,’’ ucapnya.

Seluruh layanan ditopang peralatan medis modern seperti CT Scan 128 slice, laboratorium emergensi terintegrasi, ventilator, serta perangkat resusitasi mutakhir. Kecepatan diagnostik menjadi kunci ketepatan tindakan.

Di balik teknologi, kekuatan utama terletak pada sumber daya manusia.

Tim dokter dan perawat IGD rutin mengikuti pelatihan kegawatdaruratan. Standar waktu respons diterapkan untuk menjaga mutu layanan.

’’Kami terus melatih tim. Alat boleh canggih, tapi keterampilan manusia tetap penentu utama,’’ tandasnya.

Untuk kasus kritis, tim Code Blue dan Code Stroke siaga 24 jam.

Standar operasional dan prosedur (SOP) jelas serta koordinasi solid mempercepat penanganan henti jantung dan serangan stroke. (ang/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #profil #dokter anak #IGD RSUD #dokter spesialis anak #dokter #igd #RSUD Jombang #Jombang #Ahmad Mahfur #Anak #rumah sakit