JombangBanget.id – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Jombang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan PAUD, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga pembentukan karakter anak.
Ketua Himpaudi Kecamatan Jombang, Lutfiatun Nihriyah, S.Pd.AUD, yang juga merupakan pendidik di KB Kemala Bhayangkari 88 Jombang, menegaskan pendidikan nilai moral pada anak usia dini sangat penting diterapkan sejak sekarang.
Menurutnya, anak-anak di era saat ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan generasi sebelumnya.
Karena itu, pendekatan pengajaran juga perlu menyesuaikan zaman.
Ia menyebut, penanaman nilai moral paling efektif dilakukan melalui keteladanan dan pembiasaan dalam aktivitas sehari-hari.
”Anak usia dini belajar paling kuat dari apa yang mereka lihat, bukan dari nasihat panjang. Karena itu guru harus memberi contoh, seperti bersikap sopan, sabar, jujur, menunggu giliran berbicara, serta berani meminta maaf,” jelasnya.
Selain keteladanan, pembiasaan sehari-hari juga menjadi kunci penting.
Mulai dari mengucapkan salam, berdoa sebelum dan sesudah kegiatan, antre dengan tertib, belajar berbagi, hingga membangun sikap menghargai sesama.
Di sisi lain, Himpaudi Kecamatan Jombang juga aktif mendorong peningkatan kapasitas para pendidik PAUD melalui sejumlah program kerja.
Di antaranya bazar pada setiap pertemuan Himpaudi kecamatan, pelatihan entrepreneur, serta pelatihan multimedia.
Lutfiatun menjelaskan, kegiatan bazar bertujuan menggali potensi guru PAUD sebagai perempuan dan ibu rumah tangga yang memiliki bakat lain di luar tugas mendidik.
Potensi tersebut diharapkan dapat menunjang perekonomian keluarga.
Sementara untuk pelatihan entrepreneur, program ini menyasar penguatan kemandirian ekonomi guru PAUD.
”Guru PAUD bisa dibilang tidak memiliki gaji tetap, karena honor yang diterima sering kali tidak sebanding dengan kebutuhan yang harus dipenuhi. Melalui pelatihan ini, harapannya tumbuh jiwa kewirausahaan serta kemampuan melihat peluang usaha,” ungkapnya.
Adapun pelatihan multimedia diarahkan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan pembelajaran kreatif dan menyenangkan sesuai perkembangan teknologi. (wen/ang)
Editor : Ainul Hafidz