Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Berbekal Beasiswa Kuliah, Warga Jombang Ini Sukses Rebut Peluang Kerja di Pertanian Jepang

Wenny Rosalina • Sabtu, 29 November 2025 | 17:02 WIB
Ilham Kurniawan, pemuda asal Dusun Kwaron RT 4 RW 2, Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Jombang bekerja di Jepang.
Ilham Kurniawan, pemuda asal Dusun Kwaron RT 4 RW 2, Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Jombang bekerja di Jepang.

JombangBanget.id – Tekad kuat untuk berkembang membawa Ilham Kurniawan, pemuda asal Dusun Kwaron RT 4 RW 2, Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, merantau jauh hingga ke Negeri Sakura.

Putra pasangan Misto dan Saris Sunisah itu kini menapaki babak baru sebagai pekerja di sektor pertanian greenhouse di Jepang.

”Saya mulai bekerja di Jepang sejak 10 Januari 2024,” ungkap pemuda kelahiran Jombang, 2 Oktober 1997, yang kini menetap di Kota Kamisu, Ibaraki.

Keputusan merantau tersebut ia ambil demi menimba pengalaman sekaligus memperluas wawasan di negara berjuluk Matahari Terbit itu.

Perjalanan pendidikan Ilham tergolong panjang dan konsisten.

Ia menempuh pendidikan dasar di MI Salafiyah Syafi’iyah Seblak (2004–2010), melanjutkan di MTs Al-Hikam (2010–2013), dan MA Al-Hikam (2013–2016).

Selama enam tahun (2010–2016), ia juga mondok di Pondok Pesantren Mambaul Hikam.

Selepas itu, Ilham diterima di Universitas Negeri Malang (UM) melalui jalur SBMPTN dengan beasiswa penuh Bidikmisi Prestasi.

Semasa kuliah, ia bahkan dipercaya menjadi delegasi jurusan sebagai mahasiswa berprestasi bidang non-akademik.

Tak hanya unggul di ruang kelas, Ilham juga dikenal sebagai santri berprestasi saat belajar di Yayasan Al-Hikam.

Ia aktif mengikuti berbagai kejuaraan, mulai karate, pramuka tingkat Jawa Timur, hingga panahan.

Baca Juga: Lulus S2 di London dan S3 di Kanada, Ini Tips Jitu Warga Jombang Raih Beasiswa Luar Negeri

”Di Yayasan Al-Hikam saya selalu didorong berkembang sesuai bakat dan minat. Banyak prestasi yang bisa saya persembahkan untuk madrasah, orang tua, dan diri saya sendiri,” ujarnya.

Setelah lulus kuliah, Ilham mulai merancang langkah hidup berikutnya.

Ia sempat mempertimbangkan program Aupair dan Ausbildung, namun akhirnya memilih Jepang yang dinilainya memiliki budaya serta peluang pengembangan diri lebih sesuai.

”Selain negaranya indah, budaya Jepang cukup terbuka terhadap orang asing. Banyak komunitas Indonesia yang saling menguatkan,” tuturnya.

Kekaguman Ilham terhadap Jepang tumbuh seiring pengamatannya terhadap kehidupan sehari-hari di sana, yakni tertib, disiplin, dan sarat etika sosial.

”Peraturan kehidupan di Jepang sangat ditegakkan. Itu membantu membentuk pribadi dan menambah wawasan,” katanya.

Untuk mencapai mimpinya bekerja di luar negeri, Ilham menegaskan pentingnya kesiapan mental dan disiplin tinggi.

”Budaya kerja di Jepang menekankan integritas, kedisiplinan, dan kejujuran. Jadi harus benar-benar menyiapkan diri,” jelasnya.

Pemahaman dasar budaya Jepang serta kelengkapan administrasi juga ia sebut sebagai syarat mutlak.

Sebelum berangkat, Ilham memperdalam bahasa Jepang selama empat bulan di sebuah lembaga. Di sana ia belajar bahasa sekaligus nilai-nilai masyarakat Jepang.

“Tujuannya agar saya cepat beradaptasi nantinya,” kata Ilham.

Kini, hampir setahun menjalani kehidupan baru di negeri orang, Ilham merasa berada di jalur yang tepat.

”Sangat menyenangkan. Di sini saya bisa berproses dengan baik dan bertemu banyak orang baik. Semua tentu memerlukan dedikasi dan kesadaran untuk terus berkembang,” ujarnya. (wen/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pertanian #beasiswa kuliah #Warga Jombang #diaspora #jepang #Jombang #Kuliah