JombangBanget.id - Di tengah aktivitasnya yang padat antara tugas di madrasah dan menjadi ibu dalam keluarga, Nurul Andriani, S.Pd., M.Pd.I., dituntut bisa mengatur waktu.
”Soal waktu, saya sudah berusaha memanage sebaik mungkin, apalagi amanah yang saya emban ini didukung penuh oleh suami yang selalu memberikan motivasi,” tuturnya.
Dukungan sang suami bukan hanya berupa izin untuk mengabdi di Pondok Pesantren Darul Ulum, tetapi juga menjadi motivator utama yang membuatnya tak ragu melangkah di dunia pendidikan.
Meski sibuk, Nurul tetap memelihara hobinya di bidang seni.
Menariknya, ia memandang robotik yang merupakan program unggulan yang ia bawa ke MTs Plus Darul Ulum juga mengandung unsur seni.
”Teknologi itu juga punya keindahan tersendiri, sama seperti seni,” ujarnya.
Saat libur, Nurul memilih cara sederhana untuk menyegarkan pikiran dengan menikmati alam terbuka.
Bagi dirinya, udara segar dan pemandangan hijau adalah terapi alami yang membuatnya kembali bersemangat.
Tentang pendidikan untuk perempuan, Nurul memiliki pandangan yang tegas.
”Saat ini sangat dibutuhkan perempuan yang berpendidikan dan terdidik, karena perempuan adalah guru pertama bagi anak-anaknya,” ucapnya.
Ia percaya, pendidikan seorang ibu akan membentuk generasi yang lebih kuat dan berkarakter.
Dengan kombinasi dukungan suami, dedikasi di dunia pendidikan, dan kesadaran akan perannya di keluarga, Nurul membuktikan bahwa seorang perempuan bisa menjadi pemimpin di sekolah tanpa kehilangan kelembutan dan perannya di rumah.
”Suami memberi peluang saya untuk mengabdi di dunia pendidikan, dan itu membuat saya terus berjuang, berkhidmah demi masa depan generasi,” pungkasnya. (wen/naz)
Editor : Achmad RW