Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Profil Nurul Andriani, Kepala Madrasah yang Menyatukan Alquran-Pendidikan- Robotik

Wenny Rosalina • Rabu, 13 Agustus 2025 | 13:03 WIB
Kepala MTs Plus Darul Ulum Rejoso Peterongan Nurul Andriani, S.Pd., M.Pd.I.
Kepala MTs Plus Darul Ulum Rejoso Peterongan Nurul Andriani, S.Pd., M.Pd.I.

JombangBanget.id - Pendidikan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga seni dalam membentuk karakter siswa didik.

Begitulah menurut Kepala MTs Plus Darul Ulum Rejoso Peterongan Nurul Andriani, S.Pd., M.Pd.I.

Wanita yang tinggal di Desa Senden, Kecamatan Peterongan telah mendedikasikan diri di MTs Plus Darul Ulum sejak 2004.

”Kami mempunyai program untuk mewujudkan apa yang telah menjadi visi misi para pendiri MTs Plus DU, yakni mewujudkan Generasi Qurani Yang Berwawasan Global. Salah satunya dengan mengikutsertakan murid kami dalam olimpiade robotik tingkat internasional," ungkapnya.

Nurul telah menempuh pendidikan hingga jenjang magister, namun tetap memutuskan untuk kuliah S1 lagi di bidang Seni Rupa Universitas Adi Buana Surabaya pada 2018.

”Segala sesuatu kalau mengandung unsur seni akan nampak indah, termasuk di dunia pendidikan,” ujar wanita kelahiran Jombang pada 23 September 1982 tersebut.

Ia menamatkan S1 pertamanya di Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya atau yang sekarang lebih dikenal dengan UINSA pada 2004, S2 Magister Pendidikan di UNIPDU Jombang pada 2014, lalu S1 keduanya jurusan Seni Rupa Universitas Adi Buana Surabaya pada 2018.

Sejak lulus S1 tahun 2004 sampai sekarang, ia mengabdi di MTs Plus Darul Ulum Jombang.

Perjalanan kepemimpinan Nurul dimulai dari posisi wakil kepala madrasah bidang humas selama empat tahun, lalu wakil kepala bidang kesiswaan selama satu tahun.

”Kesempatan itu saya gunakan untuk mempelajari dinamika kepemimpinan, mengambil kelebihan dari pemimpin sebelumnya, dan meneruskan perjuangan yang belum tuntas,” ungkapnya.

Sebagai pemimpin, Nurul menekankan pentingnya kedisiplinan dan kebersamaan.

”Disiplin bukan hanya datang awal dan pulang akhir, tetapi melaksanakan tugas secara tertib sesuai tata tertib yang menjadi komitmen bersama. Itu berlaku untuk seluruh civitas akademika MTs Plus maupun siswa siswi,” tegasnya.

Salah satu gebrakan Nurul adalah menghadirkan program robotik di MTs Plus Darul Ulum.

Menurutnya, langkah ini adalah implementasi nyata dari visi misi madrasah, yakni untuk melahirkan Generasi Qur’ani Yang Berwawasan Global.

”Kami tak ingin visi misi hanya menjadi slogan saja. Robotik adalah salah satu jalan untuk mencetak siswa yang mampu bersaing di kancah internasional,” kata Nurul.

Program robotik perdana ini bahkan berhasil membawa siswa MTs Plus Darul Ulum mengikuti olimpiade tingkat internasional.

Prosesnya juga tidak mudah, mulai dari seleksi ratusan siswa, pembinaan intensif, hingga kerja keras tim. ”Kelelahan kami terbayar dengan prestasi yang diraih. Setiap tahun ajaran baru, kami mencari bibit baru, tidak hanya di robotik, tapi juga di bidang akademik maupun non-akademik,” imbuhnya.

Meski begitu, Nurul menegaskan bahwa semua program tetap berakar pada visi misi utama madrasah, yaitu Mewujudkan Generasi Qur’ani Yang Berwawasan Global. Ada tiga alasan yang ia pegang teguh.

”Pertama, Alquran adalah sumber segala ilmu pengetahuan yang relevan sepanjang zaman. Kedua, anak yang hafal dan memahami Alquran otaknya lebih terstruktur, bahkan banyak kampus menerima mereka melalui jalur prestasi. Ketiga, Alquran menuntun tujuan hidup sesuai kehendak Allah, sehingga semua yang dilakukan bernilai ibadah,” ungkapnya.

Dengan visi misi yang jelas dan langkah inovatif, Nurul Andriani terus membuktikan bahwa generasi qurani bukan hanya cakap dalam agama, tetapi juga siap menatap masa depan dengan kemampuan global. (wen/naz)

Editor : Achmad RW
#profil #Madrasah #kepala #Jombang