JombangBanget.id - Sebagai penggerak literasi, Laila Nurul Hidayah juga memiliki banyak karya.
Sedikitnya ada 12 karyanya telah masuk dalam antologi nasional, termasuk buku Catatan Harian Para Pendidik dan Masa Sulit Itu yang Membuat Kita Bertumbuh.
Saat ini, ia pun tengah ikut serta dalam pemecahan rekor MURI 10.000 Fiksi Mini.
”Mohon doanya, semoga ini menjadi kebaikan untuk semuanya, berkah dunia dan akhirat,” kata istri Widodo Arief Jatmiko kepada Jawa Pos Radar Jombang.
Bagi laila, hidup adalah tentang bersyukur dan berbagi makna.
Guru Fikih MAN 10 Jombang ini tak hanya dikenal sebagai pendidik, tapi juga penulis produktif yang telah menorehkan 12 karya antologi nasional.
Inspirasi menulis secara spontan. Kadang dicatat HP, kadang di buku kecil yang selalu saya bawa.
”Penyakitnya penulis itu ya gampang lupa kalau tidak langsung ditulis,” ujarnya.
Di tengah kesibukan sebagai guru dan kepala perpustakaan, Laila tetap mengutamakan keluarga.
”Support terbesar dari keluarga, terutama suami. Saya belajar banyak makna bersyukur, menjadi ibu sekaligus tetap mengembangkan karier,” tuturnya.
Sebagai ibu, ia menekankan pendidikan menghargai orang lain kepada anaknya.
Baca Juga: Selalu Punya Gebrakan Program Baru, Berikut Profil Kepala MAN 8 Jombang Dra Farida Priyatna MM
”Perubahan zaman sulit diprediksi. Adab semakin tergerus teknologi. Jangan sampai menjadi pribadi langit tapi lupa akan bumi,” pesan warga Desa Kayen, Kecamatan Bandarkedungmulyo tersebut. (wen/naz)
Editor : Ainul Hafidz