Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Laila Nurul Hidayah, Sosok Guru Wanita Penggerak Literasi Madrasah di Jombang

Wenny Rosalina • Rabu, 23 Juli 2025 | 14:47 WIB
Laila Nurul Hidayah SPdI
Laila Nurul Hidayah SPdI

JombangBanget.id - Semangat literasi terus digelorakan Laila Nurul Hidayah SpdI. Salah satunya melalui program Pojok Baca hingga mengadakan kegiatan literasi secara berkala.

Kini wanita kelahiran Jombang, 3 Juli 1993 ini, dipercaya sebagai kepala perpustakaan MAN 10 Jombang.

”Sejak remaja saya menyukai sastra tapi tidak mendapat restu jurusan sastra, akhirnya memupuk tarbiyah rasa sastra dengan bumbu-bumbu seni,” kata guru yang akrab disapa Bu Lail tersebut.

Semangatnya di bidang literasi ia tularkan di madrasah. Bersama tim literasi madrasah, Laila aktif menghidupkan program Pojok Baca dan membudayakan membaca melalui hal-hal sederhana, seperti menulis kata-kata motivasi di papan pengumuman hingga mengadakan kegiatan literasi berkala.

”Di dunia ini tidak ada yang sia-sia kecuali kita sia-siakan. Dari hal-hal kecil, literasi bisa tumbuh. Bahkan dari kata-kata sederhana yang ditempel di dinding madrasah, seperti imbauan papan peringatan, pengumuman, atau rangkaian kata lainnya seperti sisipan buku dalam proses pembelajaran,” ungkap lulusan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang jurusan Pendidikan Agama Islam tahun 2015 ini.

Alumnus MI Al- Ihsan Bandarkedungmulyo (2005), MTsN 1 Nganjuk (2008), dan MAN 1 Jombang 2011 ini begitu gencar menyuarakan literasi di madrasah.

Ia juga dipercaya sebagai pembimbing FLS3N, hingga mendapatkan juara harapan 3 bidang cerita pendek tingkat Kabupaten Jombang.

Sejak kecil ia menyukai kompetisi. Ia pernah menjadi juara 1 catur pada event porseni saat masih duduk di bangku MI, juga pernah menjadi juara 3 cipta puisi nasional.

Kini giliran Laila memberikan semangat literasi untuk siswa-siswanya.

Salah satu tulisannya yang paling berkesan adalah puisi bertema Ramadan yang meraih juara 3 tingkat nasional. Puisi itu ditulis dengan membayangkan suasana Ramadan di rumah neneknya.

”Kemenangan itu saya persembahkan untuk nenek, meski hanya bisa saya letakkan di pusaranya,” kata ibu dari Pandu Rangga Prasetyo itu.

Laila mulai mengajar di MAN 10 Jombang sejak tahun 2017. Pada 2024 ia diangkat sebagai tenaga PPPK Kemenag yang ditugaskan di MAN 10 Jombang.

Sebagai seorang ASN, ia bertekad untuk mendedikasikan diri untuk madrasah. Memaksimalkan seluruh peranan yang ia jalani sebagai seorang pendidik.

Sebab, kesempatan menjadi guru merupakan salah satu cara untuk mengamalkan ilmunya, juga untuk mengembangkan kemampuan menulisnya.

Dalam mengajar, ia menekankan agar siswa bertanggung jawab dan jujur pada diri sendiri. Serta mendorong siswa untuk terus berkarya meski sederhana.

”Meski sederhana pasti akan memberikan dampak nyata pada orang-orang yang membutuhkannya,” jelas guru Fikih di MAN 10 Jombang ini. (wen/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Madrasah #literasi #Jombang #wanita #guru