Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Aulia Yudha Agustina, Pengawas SLB di Jombang yang Ikut Pendidikan Master Trainer di Singapore International Foundation

Wenny Rosalina • Rabu, 23 April 2025 | 16:53 WIB
Aulia Yudha Agustina, SPsi, guru bimbingan konseling (BK) di Kabupaten Jombang.
Aulia Yudha Agustina, SPsi, guru bimbingan konseling (BK) di Kabupaten Jombang.

JombangBanget.id – Suka belajar, Aulia Yudha Agustina, SPsi kini sedang mengikuti program master class untuk menjadi master trainer bersama SIF (Singapore International Foundation).

Ilmu yang telah ia pelajari selama tiga tahun terakhir itu bakal ia tularkan kepada sekolah binaan dan ke sesama guru bimbingan konseling (BK) di Kabupaten Jombang.

”Banyak yang saya pelajari di sana, tentang kesehatan mental remaja, parenting, dan lain sebagainya, kita dididik untuk menjadi supervisor sejawat,” kata Aulia.

Aulia kini tinggal di Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno. Ia memulai pendidikannya di MIN 4 Jombang, kemudian lanjut di SMPN 1 Peterongan, dan SMA Muhammadiyah 1 Jombang.

Ia melanjutkan kuliah di Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta.

”Saat ini saya sedang mengikuti program master trainer bersama SIF,” ungkap wanita kelahiran Jombang, 4 Agustus 1985 ini.

Aulia berjuang keras untuk bisa mengikuti pendidikan master class. Tiga tahun lalu ada 100 guru BK di Jawa Timur ikut pelatihan SIF.

Dididik oleh volunter atau pekerja sosial dari Singapura. Setahun kemudian 100 orang diobservasi, dipilih lagi 22 orang untuk ikut program master class.

Baca Juga: Profil Isnaini Roro Amiati, Siswi Berprestasi SMKN Kabuh Jombang yang Dapat Golden Ticket Unair Surabaya

Aulia satu-satunya dari Kabupaten Jombang. ”Pada 25 Mei besok, kami ada visit ke Singapura,” jelasnya.

Sebanyak 22 orang tersebut kemudian dibentuk dalam sejumlah kelompok. Masing-masing beranggotakan lima orang yang memiliki konsentrasi masing-masing.

Kelompok Aulia tentang kesehatan mental atau mental health.

”Kami punya program namanya LIVER (Little caregiver community), yang memuat tentang pengasuh kecil yang fokus menangani kesehatan mental remaja atau konselor sebaya,” jelasnya.

Setelah mengikuti visit ke Singapura, sekitar bulan Juni nanti ada kegiatan simposium. Aulia dan tim harus mempresentasikan program yang disusun.

”Sekarang sudah siap-siap bikin poster untuk presentasi,” jelasnya.

Jika ia dulu sebagai guru fokus mengimbaskannya kepada siswa. Kini setelah ia menjadi pengawas, ia fokus menjadi trainer.

Aulia juga sebagai ketua MGBK Kabupaten Jombang. Ia akan mengimbaskan ilmu yang ia dapatkan ke anggota MGBK sebagai penerapan ilmu yang telah ia dapatkan.

Juga akan diimbaskan pada Yayasan Patriot milik keluarga.

Aulia suka belajar. Ia juga aktif mengikuti kegiatan-kegiatan untuk pengembangan diri.

Ia tercatat sebagai guru penggerak angkatan kelima, dan pengajar praktik angkatan 10 yang mendampingi enam guru penggerak di Kabupaten Jombang.

”Kalau kata fasilitator saya dari Singapura itu, energi saya lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain, dan energi itu harus dimanfaatkan untuk pengembangan diri,” jelasnya.

Pengembangan diri yang ia lakukan tidak hanya untuk dirinya sendiri, tapi juga untuk orang lain yang ada di sekitarnya.

”Saya memang suka sekali menyemangati orang lain, mengajak orang lain untuk kegiatan kebaikan, jadi pengembangan diri itu tidak hanya untuk saya tapi juga untuk orang yang ada di sekitar saya,” jelasnya. (wen/naz/riz)

 

Editor : Ainul Hafidz
#master trainer #foundation #Singapore #Jombang #guru bk