JombangBanget.id - Pimpinan Ponpes Gadingmangu, Kecamatan Perak, Jombang KH Basiya Adhi Banadi juga berkomitmen meneruskan amanah pendiri pondok.
Ponpes Gadingmangu didirikan pada 1952 oleh empat pendiri.
Kepala Desa Gadingmangu H Bey Prawironoto, H Nur Hasan, H M Ridwan dan H Sobar.
’’Dulu awalnya merupakan pondok kecil yang santrinya dari warga setempat,’’ ujarnya.
Seiring berjalannya waktu, Ponpes Gadingmangu terus berkembang.
Termasuk dengan diresmikannya Masjid Luhur Nur Hasan tahun 1985 oleh Wapres ke-5 RI, Soedharmono.
’’Masjid Luhur Nur Hasan dulu hanya berukuran 40 x 40 meter persegi. Kemudan direnovasi tahun 2012 dengan ukuran 50 x 50 meter persegi yang lebih representatif,’’ tambahnya.
Kini, Masjid Luhur Nur Hasan berdiri tiga lantai yang bisa menampung 7.000 jemaah.
’’Alhamdulillah sekarang terus berkembang,’’ tandasnya.
Ponpes Gadingmangu awalnya dipimpin Bey Prawirono, 1952-1963.
Kemudian dilanjutkan, H Abdul Syukur 1963–2006. H Achmad Fatoni 2006–2013.
’’Kemudian tahun 2013 saya diamanahi menjadi Pimpinan Ponpes Gadingmangu,’’ ungkapnya. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz