Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

KH Basiya Adhi Banadi Pimpinan Ponpes Gadingmangu Perak Jombang: Dulunya Pondok Kecil, Santrinya Warga Setempat

Anggi Fridianto • Senin, 29 Juli 2024 | 03:26 WIB
PEDULI: Pimpinan Ponpes Gadingmangu, Kecamatan Perak, Jombang, KH Basiya Adhi Banadi selalu proaktif dalam berbagai kegiatan sosial.
PEDULI: Pimpinan Ponpes Gadingmangu, Kecamatan Perak, Jombang, KH Basiya Adhi Banadi selalu proaktif dalam berbagai kegiatan sosial.

JombangBanget.id - Pimpinan Ponpes Gadingmangu, Kecamatan Perak, Jombang KH Basiya Adhi Banadi juga berkomitmen meneruskan amanah pendiri pondok.

Ponpes Gadingmangu didirikan pada 1952 oleh empat pendiri.

Kepala Desa Gadingmangu H Bey Prawironoto, H Nur Hasan, H M Ridwan dan H Sobar.

’’Dulu awalnya merupakan pondok kecil yang santrinya dari warga setempat,’’ ujarnya.

Seiring berjalannya waktu, Ponpes Gadingmangu terus berkembang.

Termasuk dengan diresmikannya Masjid Luhur Nur Hasan tahun 1985 oleh Wapres ke-5 RI, Soedharmono.

’’Masjid Luhur Nur Hasan dulu hanya berukuran 40 x 40 meter persegi. Kemudan direnovasi tahun 2012 dengan ukuran 50 x 50 meter persegi yang lebih representatif,’’ tambahnya.

Kini, Masjid Luhur Nur Hasan berdiri tiga lantai yang bisa menampung 7.000 jemaah.

’’Alhamdulillah sekarang terus berkembang,’’ tandasnya.

Ponpes Gadingmangu awalnya dipimpin Bey Prawirono, 1952-1963.

Kemudian dilanjutkan, H Abdul Syukur 1963–2006. H Achmad Fatoni 2006–2013.

Baca Juga: Pondok Pesantren Gadingmangu Jombang Buka Bersama dengan Anak Yatim dan Warga Pra Sejahtera, Salurkan Bantuan Sembako dan Santunan

’’Kemudian tahun 2013 saya diamanahi menjadi Pimpinan Ponpes Gadingmangu,’’ ungkapnya. (ang/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#Santri #Perak #Pondok Pesantren #pendiri #Ponpes Gadingmangu #Jombang #pimpinan