JombangBanget.id - Salah satu kunci sukses Maramita Elfani, warga Desa Sambongdukuh, Kecamatan/Kabupaten Jombang kini kuliah di Mesir adalah aktif berorganisasi.
Sehingga banyak teman yang membantu proses adaptasi dan belajarnya.
Di sisi lain, keaktifan di organisasi juga membuatnya semakin sibuk.
Sampai saat ini, menyeimbangkan antara pendidikan, rumah tangga dan organisasi menjadi tantangan yang sulit bagi Mita.
Semua dijalani sendiri, bersama suami dan ketiga anaknya. Tanpa bantuan orang tua, keluarga, juga asisten rumah tangga (ART).
’’Saya dan suami harus bisa saling menjadi support system masing-masing. Sebab saya dan suami mempunyai kegiatan yang hampir sama. Kami sama-sama aktif di pendidikan dan organisasi di tengah perjalanan kami berumah tangga,’’ ungkap ibu tiga anak yang hobi membaca dan membuat prakarya seni itu.
Ketiga anak Mita juga berada di Mesir. Anak sulungnya, Fuzna Bemazheya Ghufayra, 12, sekolah kelas 8 SMP di Sekolah Indonesia di Kairo.
Anak keduanya, Mafaz Iklil Al Husainy, 11, kelas 6 di SD Indonesia di Kairo.
Si bungsu Maryam Tsamara Husainy, 4, sekolah di TK Indonesia di Kairo.
’’Suami saya, Faiz Husaini, juga kuliah di Al Azhar University, dari S1, S2 dan sekarang sama on going S3 di Al Azhar. Alhamdulillah saat ini beliau diamanahi menjadi ketua tanfidziyah PCI NU Mesir,’’ ungkapnya.
Saat ini, Mita juga aktif di beberapa organisasi. Di antaranya, sebagai ketua jamiyyah perempuan pengasuh pesantren dan muballighah (JPPPM) cabang Mesir.
Serta menjadi wakil ketua PCI Muslimat NU Mesir. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz