Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Lebih Dekat dengan Kompres RSUD Jombang, Wadah Bagi Pegawai yang Miliki Talenta Menyanyi hingga Komedi, Pernah Diundang ke Istana Wakil Presiden

Wenny Rosalina • Rabu, 6 Maret 2024 | 16:15 WIB
IMPROVISASI: Tim Kompres RSUD Jombang tampil energik berbagai genre lagu. S
IMPROVISASI: Tim Kompres RSUD Jombang tampil energik berbagai genre lagu. S

JombangBanget.id - Bisa mengobati orang sakit, bisa juga menghibur.

Begitu gambaran musisi komunitas pecinta kreasi dan seni (kompres) RSUD Jombang.

Tak hanya menyanyi berbagai genre lagu, mereka juga kocak saat tampil lawak. Tak heran, Kompres pernah diundang ke Istana Wakil Presiden.

WENNY ROSALINA, Jombang

Cahyaning Radar
Cemlorot ing kuto Jombang
Cocok slogane
Memajukan Kota Jombang

Cahyaning Radar
Clemorot ing kuto Jombang
Pingin weruh kabar
Moco'o radar e wong Jombang

Ngersakne nopo
Mung sarwo ono
Ning Radar Jombang
Liputan sing terpercoyo

Papan kreasi
Muda lan mudi
Valid beritane
Dan pasti sudah teruji

Baca Juga: Lima Warga Jombang Meninggal Dunia Akibat Terjangkit DBD, 25 Pasien Dirawat di RSUD Jombang

LIRIK lagu berjudul Taman Jurug yang diubah secara spesial untuk Jawa Pos Radar Jombang, terdengar merdu.

Tiga vokalis dengan dua lawak tampak kompak menyanyikan lagu yang sering dibawakan Cak Nan ini.

Mereka tak segan bergoyang mengikuti lantunan musik yang dimainkan temannya sendiri, sesama nakes.

Baca Juga: 21 Pasien Dirawat di RSUD Jombang, Tiga Masih Kritis, Soal DBD Menggila

”Tugas utama mereka adalah sebagai nakes, tapi karena memiliki kelebihan, kami wadahi dalam komunitas pecinta kreasi dan seni,” kata Siti Munawaroh SKep Nes, MM, Kepala Bidang Penunjang Medik dan Nonmedik RSUD Jombang yang sekaligus dipercaya sebagai penanggungjawab Kompres.

Kelihaian mereka dalam berkolaborasi dan membawakan berbagai genre lagu ditunjukkan saat tampil dalam acara Tasyakuran Kantor Baru dan Launching Media Online jombangbanget.id dan desakita.co, di Kantor Jawa Pos Radar Jombang.

Pemain orgen Dani Satya Aprian (security).

Tiga vokalis andalan, Mardhiyah Dina Ekawati (perawat yang bertugas di Instalasi Rawat Jalan).

Putri Purborini (bidan yang bertugas di Ruang Drupadi) dan Cinta (staf administrasi).

Sementara dua lawak, Much Ghozali alias Wungkul (staf Unit Perbekalan) dan Muhammad Amin alias Cemet (staf Humas). Semuanya bekerja di RSUD Jombang.

Selain itu, ada satu perawat lain, Redi Sudirman (perawat MCU/Poli Kesehatan) yang memiliki keahlian dirigen.

Gerakan tangan yang pas dengan ekspresi yang mantap, membuat ia sering didapuk sebagai dirigen khusus.

Terutama pada jenis lagu-lagu tertentu, seperti lagu kebangsaan Indonesia Raya atau Mars RSUD Jombang.

Sebagai penanggungjawab, Siti bertekad akan menampilkan yang terbaik.

Motivasi dan lecutan semangat terus disampaikan. Termasuk membagi tips agar mereka tak grogi saat tampil di hadapan banyak audiens.

Kemampuannya ber-speaking juga tak diragukan lagi. Maklum, berawal dari perawat sampai sederet posisi penting pernah dijalaninya.

Baca Juga: Perbanyak Inovasi, Ramah dan Tak Pernah Bedakan Pasien, Komitmen RSUD Jombang Tingkatkan Pelayanan Publik

Mulai Kepala Instalasi Rawat Inap (2009-2014), Kasubag Umum dan Kepegawaian (2014-2018), Kepala Bagian Tata Usaha (2018-2019) sampai dengan Kepala Bidang Penunjang Medik dan Nonmedik (2019-sekarang).

”Semua orang internal RSUD, tidak ada yang dari luar, kami hanya memanfaatkan dan mewadahi talenta yang mereka punya,” kata perempuan kelahiran Mojokerto, 31 Mei 1969 ini.

Menurut Siti, panggilan akrabnya, Kompres menjadi wadah dari pegawai RSUD Jombang yang memiliki talenta.

Di dalamnya ada tim tari, qosidah, paduan suara hingga komedi. Dalam musik, juga ada spesifikasi setiap genre, seperti dangdut dan pop.

”Sebelumnya tim itu sendiri-sendiri, tapi sejak 2023 kita gabung jadi Kompres untuk mempermudah koordinasi,” bebernya.

Ia memastikan, jika Kompres tidak akan mengganggu pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

Karena memang tugas utama sebagai nakes tetap jadi skala prioritas.

”Jika ada latihan kebetulan bersamaan dengan jam jaga, maka mereka harus tetap jaga, tidak boleh ikut latihan,” tegas warga Desa/Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto yang menempuh Pendidikan Akper Unipdu Jombang ini.

Selain siang, seringkali latihan digelar malam hari. Setiap kali ada komando, maka mereka langsung siap.

Kepiawaian Kompres dalam menghibur sudah dibuktikan dengan beberapa kali diundang di berbagai acara.

Tak hanya event lokal, mereka kerap tampil di event besar. Seperti Persatuan Rumah Sakit Indonesia (Persi) Jawa Timur.

”Tim tari kita sudah 2-3 kali tampil di acara yang sama,” bebernya.

Baca Juga: Penlok Dari Gubernur Jatim Masih Buram, Kelanjutan Rencana Relokasi RSUD Jombang Tak Kunjung Jelas

Tim qosidah juga sering tampil di TMII Jakarta mengisi kegiatan Komunitas Pager Ijo (paguyuban arek Jombang).

Bahkan tahun 2010 lalu, tim paduan suara juga mengisi acara di Istana Wakil Presiden.

”Kala itu tentu belum ada Kompres karena belum digabung seperti sekarang,” katanya.

Sementara itu, Putri Purborini salah satu vokalis, mengaku senang diberi wadah khusus Kompres.

Di tengah pekerjaannya yang padat, ia masih bisa menyalurkan hobi menyanyi sejak kecil. Bahkan, ia mencoba semua jenis genre.

Tak pernah belajar langsung, ia cukup mencoba berulang-ulang menirukan berbagai genre, mulai pop, dangdut, hingga nyinden.

”Saya hanya mendengarkan, tidak pernah latihan asal menirukan saja,” ujarnya.

Nakes asal Ceweng ini mulai menyukai lagu-lagu Jawa saat berusia 24 tahun, setelah sudah menikah dan punya anak.

Karena bakatnya diwadahi, mau tak mau ia harus mengasah kemampuannya, hingga terbiasa manggung di berbagai acara.

”Saya tidak pernah membatasi makanan sebelum tampil, maem los, es gorengan semua dimakan. Latihan hanya sekali dua kali untuk mematangkan konsep sesuai acara yang dibawakan,” pungkas Putri. (bin)

Editor : Ainul Hafidz
#komedi #wadah #istana #bakat #seni #komunitas #RSUD Jombang #Kreasi #menyanyi #Pecinta #wakil presiden