JombangBanget.id - Pengadaan motor operasional untuk 302 desa di Jombang yang sempat menuai pro dan kontra kini dinyatakan rampung 100 persen.
Kendaraan itu diadakan masing-masing pemerintah desa melalui program Desa Mantra.
Seluruh pemerintah desa merealisasikan pengadaan kendaraan baru dengan estimasi anggaran sekitar Rp 40 juta per unit.
Baca Juga: Kavin Bawa Jombang Juara 1 Duta GenRe Jatim 2026
Jika dikalkulasi, total anggaran pengadaan mencapai sekitar Rp 12 miliar.
”Kalau untuk kendaraan operasional dinas Pemdes berupa sepeda motor roda dua itu memang menjadi salah satu pilihan dari Desa Mantra. Laporan dari teman-teman kepala desa, pengadaannya sudah selesai semua,” ujar Ketua PKDI Jombang, Supono.
Meski demikian, Supono menyebut pihaknya belum melakukan pengecekan secara langsung terhadap data pengadaan di masing-masing kecamatan.
Sebab, proses pengadaan kendaraan dilakukan langsung oleh masing-masing pemerintah desa.
Baca Juga: Kursi 33 Kepala Sekolah di Jombang Kosong, 80 BCKS Disiapkan
Menurut dia, masing-masing Pemdes melakukan pengadaan secara mandiri.
Desa dapat melakukan penawaran kepada penyedia sesuai kebutuhan dan memilih kendaraan dengan harga yang sesuai ketentuan.
”Tidak ada intervensi atau pengkondisian. Masing-masing desa bebas menentukan kendaraan sesuai kebutuhannya,” terangnya.
Pilihan kendaraan pun tidak seragam. Supono menyebut ada desa yang memilih sepeda motor jenis Honda PCX, Yamaha NMAX, hingga motor trail jika diperlukan.
Pemilihan tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing desa.
Sementara itu, kendaraan operasional lama yang sebelumnya digunakan Pemdes tetap menjadi aset desa.
Baca Juga: Tenggat Terlewati, Pengurus KPRI Sejahtera Jombang Belum Serahkan Dokumen
Motor tersebut tidak dikembalikan kepada Pemkab Jombang karena sebelumnya telah diserahkan menjadi aset pemerintah desa.
’’Tetap digunakan Pemdes. Siapa yang menggunakan tergantung kebijakan masing-masing pemerintah desa. Kalau di tempat saya, sejak awal memang diarahkan untuk digunakan teman-teman perangkat desa,’’ jelasnya.
Supono berharap tambahan kendaraan operasional melalui program Desa Mantra dapat mendukung kinerja Pemdes.
Dengan dukungan sarana operasional yang lebih memadai, pelayanan dan aktivitas pemerintahan di tingkat desa diharapkan semakin maksimal.
Baca Juga: Indomaret-Pemkab Jombang Buka Akses UMKM ke Pasar Modern
”Kami sudah sepakat dan menyadari program yang menyentuh serta berpihak kepada masyarakat desa otomatis membuat kinerja lebih maksimal. Kelembagaan di desa juga semakin terawat dan kompak karena mendapat perhatian melalui program Jombang Mantra dan Desa Mantra,’’ pungkasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang Sudiro Setiono mengatakan, realisasi program motor operasional desa untuk 302 desa di Kabupaten Jombang telah rampung 100 persen.
”Sudah terealisasi 100 persen,” katanya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz