Grebeg Tahu Sumbermulyo Jombang, 14 Gunungan Jadi Rebutan Warga

Dwi Aris Supriyanto • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 08:05 WIB
AGENDA TAHUNAN: Kepala Desa Sumbermulyo Fuad (tiga dari kiri) mendampingi Bupati Jombang Warsubi dan jajaran beserta tamu undangan saat acara Grebeg Tahu di Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Jumat (4/9) siang.  (Dwi Aris/Radar Jombang)
AGENDA TAHUNAN: Kepala Desa Sumbermulyo Fuad (tiga dari kiri) mendampingi Bupati Jombang Warsubi dan jajaran beserta tamu undangan saat acara Grebeg Tahu di Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Jumat (4/9) siang. (Dwi Aris/Radar Jombang)

JombangBanget.id  – Sebanyak 14 gunungan tahu menjadi rebutan warga dalam tradisi Grebeg Tahu di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Jombang, Jumat (4/9).

Selain menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi 1448 Hijriyah, tradisi tahunan tersebut dimanfaatkan pemerintah desa dan pelaku industri tahu untuk mengenalkan potensi lokal.

Tahun ini, agenda tersebut dikemas dalam momentum peringatan Maulid Nabi 1448 Hijriyah sekaligus hari ulang tahun Jam’iyah Mahabbaturrosul ke-62.

Baca Juga: Bukan Cuma Lomba, SSO XXVII 2026 Jombang Bawa Pesan Dakwah

Kegiatan dipusatkan di Dusun Bapang, Desa Sumbermulyo, Jumat (4/9) siang, dengan mengusung tajuk Jam’iyah Mahabbaturrosul Industri Tahu Bapang (JMR ITB) Festival.

Bupati Jombang Warsubi beserta jajaran, pimpinan Jam’iyah Mahabbaturrosul Gus Aunur Rokhim, Forkopimcam Jogoroto, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kepala Desa Sumbermulyo Fuad menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak sehingga tradisi Grebeg Tahu kembali terselenggara.

Menurutnya, kegiatan tahunan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen bersama untuk memperkenalkan potensi desa sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap bahan pangan lokal.

Baca Juga: Harga Daging Ayam dan Sapi di Jombang Kompak Naik

”Agenda rutin tahunan ini menjadi wadah komitmen bersama dalam mempromosikan potensi Desa Sumbermulyo, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap bahan pangan lokal,” terangnya.

Komitmen itu diwujudkan melalui kemitraan Pemdes Sumbermulyo dengan para pengusaha industri tahu yang ada di wilayah desa.

Para pelaku usaha turut ambil bagian dengan mendonasikan gunungan tahu untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat dan pengunjung.

”Terdapat empat belas peserta pawai gunungan tahu, menjadi rebutan warga. Bahkan gunungan tahu ada yang didesain secara menarik hingga membentuk ikon Kabupaten Jombang seperti Ringin Contong, Masjid Agung dan Pendopo Kabupaten Jombang,” tuturnya.

Keterlibatan pelaku industri tahu tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemdes Sumbermulyo mengangkat potensi lokal melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung.

Antusiasme warga yang hadir diharapkan semakin memperkuat promosi tahu sebagai salah satu potensi unggulan Desa Sumbermulyo.

Baca Juga: Gedung SR Jombang Rampung, Sekolah Masih Dibantu 22 Guru

Fuad berharap promosi tersebut tidak berhenti pada pengenalan di tingkat lokal.

Namun, mampu membuka peluang pasar yang lebih luas, mulai regional hingga nasional.

Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi saat membuka acara mengingatkan para pelaku usaha agar konsisten menjaga mutu produk.

Menurutnya, promosi yang gencar harus berjalan beriringan dengan kualitas produk agar keberlangsungan usaha tetap terjaga.

”Gencarnya promosi pemasaran harus diimbangi dengan menjaga kualitas dan mutu produk, tujuannya agar dapat bersaing di era saat ini demi menjamin keberlangsungan usaha,” tegasnya. (dwi/naz)

Editor : Ainul Hafidz
gunungan sumbermulyo grebeg Jombang tahu