Belut Carnival 2026 di Desa Ngumpul Jombang Meriah, 13 Rombongan Tampilkan Budaya Nusantara

Dwi Aris Supriyanto • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:47 WIB
MERIAH: Kepala Desa Ngumpul, Jogoroto, Jombang Zaenal Arifin mendampingi para tamu undangan saat pembukaan karnaval budaya nusantara Belut Carnival 2026, Minggu (9/8) siang. (Dwi Aris/Radar Jombang)
MERIAH: Kepala Desa Ngumpul, Jogoroto, Jombang Zaenal Arifin mendampingi para tamu undangan saat pembukaan karnaval budaya nusantara Belut Carnival 2026, Minggu (9/8) siang. (Dwi Aris/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Belut Carnival 2026 di Dusun Belut, Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, berlangsung meriah, Minggu (9/8).

Melibatkan 13 rombongan perwakilan dusun.

Karnaval budaya untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI itu menampilkan kreasi mobil hias yang dipadukan kesenian tradisional dan musik modern dengan mengusung semangat persaudaraan serta nasionalisme.

Baca Juga: Budaya Jombang Dikenalkan ke Dunia, SMAN 1 Jombang Go Global

Kegiatan tersebut digelar panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Dusun Belut dengan mengusung tema Warna-Warni Nusantara: Beda Gaya, Satu Jiwa Indonesia.

Tema itu menjadi gambaran keberagaman budaya, adat, suku, dan tradisi Indonesia yang tetap dipersatukan semangat persaudaraan.

Kepala Desa Ngumpul Zaenal Arifin mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal sekaligus mencintai kekayaan budaya Nusantara.

”Melalui berbagai perlombaan dan kegiatan karnaval budaya, masyarakat diharapkan semakin mengenal dan mencintai kekayaan budaya Nusantara,” ujarnya.

Baca Juga: Bukan Ekskul, Coding Robotika Masuk Pembelajaran SMAN 1 Jombang

Rangkaian perlombaan berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu (1/8) hingga Senin (3/8). Kegiatan tersebut diikuti kategori anak-anak dan dewasa dengan berbagai jenis perlombaan.

Di antaranya memasukkan pensil dalam botol, kelereng, estafet air, tarik tambang, bola voli, hingga lomba memasak.

”Kegiatan  perlombaan dilaksanakan di setiap lingkungan RT masing-masing di Dusun Belut,” lanjutnya.

Puncak kegiatan berlangsung Minggu (9/8) siang melalui Belut Carnival 2026. Sebanyak 13 rombongan perwakilan dusun di Desa Ngumpul ambil bagian. Masing-masing menampilkan kreasi mobil hias yang dipadukan dengan kesenian tradisional dan musik modern.

Menurut Zaenal, kegiatan PHBN tidak sekadar menjadi hiburan bagi warga. Agenda tahunan tersebut juga menjadi sarana menumbuhkan nasionalisme, kecintaan terhadap tanah air, semangat gotong royong, sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.

”Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam menciptakan suasana meriah, tertib, dan penuh semangat kebersamaan,” tandasnya.

Baca Juga: Student Journalism:  Keistimewaan Salat

Dia menambahkan, peringatan kemerdekaan menjadi momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan. Nilai persatuan dan kecintaan terhadap tanah air perlu terus ditanamkan kepada generasi penerus.

Salah satunya melalui kegiatan positif yang melibatkan masyarakat secara langsung. Pemdes Ngumpul berharap tradisi perayaan PHBN tersebut terus dipertahankan dan dikembangkan agar semakin baik pada tahun-tahun berikutnya.

”Kami selaku perwakilan pemdes berharap kegiatan ini dapat terus lestari dan dipertahankan agar semakin baik lagi ke depannya,” pungkasnya. (dwi/naz)

Editor : Ainul Hafidz
budaya nusantara belut carnival Jombang desa Ngumpul