Warga Sidomulyo Jombang Berebut Gunungan Tumpeng, Ada Reog-Kuda Lumping

Achmad RW • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 07:45 WIB
START: Kades Sidomulyo, Megaluh, Jombang, Ariy Septa Adicandra, memberangkatkan karnaval dan parade gunungan, Sabtu (8/8). (Achmad RW/Radar Jombang)
START: Kades Sidomulyo, Megaluh, Jombang, Ariy Septa Adicandra, memberangkatkan karnaval dan parade gunungan, Sabtu (8/8). (Achmad RW/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Megaluh, Jombang, antusias mengikuti sedekah desa dengan berebut gunungan tumpeng yang diarak, Sabtu (8/8).

Selain parade tumpeng, rangkaian tradisi tahunan tersebut juga dimeriahkan tahlil, istigasah, serta kesenian reog dan kuda lumping.

’’Kegiatannya sejak Jumat (7/8) malam hingga Sabtu (8/8) sore,’’ kata Kepala Desa Sidomulyo, Ariy Septa Adicandra.

Baca Juga: Student Journalism: Literasi sebagai Ruang Tumbuh Siswa

Seluruh warga dari tiap RT dilibatkan secara langsung.

’’Tumpengnya sumbangan dari semua RT. Sementara untuk gunungannya, dua RT satu gunungan,’’ terangnya.

Warga Desa Sidomulyo antusias berebut gunungan tumpeng yang diarak. Warga berebut untuk mengambil sayur, hasil bumi hingga jananan pasar yang dipasang di gunungan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tahlil dan istigasah.

Baca Juga: Izul Bawa Pulang Perunggu, PTM JOIS Harumkan Jombang di Kejurprov Jatim

Sabtu (8/8) siang warga diberi hiburan tradisional berupa reog dan kuda lumping.

’’Kuda lumping ini kesenian lokal Desa Sidomulyo, jadi pemberdayaan juga bentuk hiburan ke masyarakat,’’ ungkapnya.

Dengan kegiatan ini, Ariy berharap seluruh warga desa bisa terhibur. Kegiatan itu juga diharapkan bisa meningkatkan kerukunan warga.

Baca Juga: APBD Jombang 2027 Mulai Dibahas, Bupati Warsubi Minta Anggaran Tepat Sasaran

’’Kami berharap kegiatan yang berupa wujud syukur ini juga membawa berkah untuk seluruh warga,’’ urainya. (riz/jif)

Editor : Ainul Hafidz
desa sidomulyo reog kuda lumping Jombang tumpeng