Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Punya Luas 10 Hektare, Embung Grojogan Plandaan Jombang Disiapkan Jadi Wisata Favorit

Dwi Aris Supriyanto • Jumat, 12 Juni 2026 | 07:35 WIB
POTENSI WISATA ALAM: Kepala Desa Plabuhan Andi (dua dari kiri) mendampingi Camat Plandaan Lia Aprilianna Isna Sari dan perwakilan BBWS Brantas saat meninjau lokasi Waduk Ringin Jenggot atau Embung Grojogan di Dusun/Desa Plabuhan. (Dwi Aris/Radar Jombang)
POTENSI WISATA ALAM: Kepala Desa Plabuhan Andi (dua dari kiri) mendampingi Camat Plandaan Lia Aprilianna Isna Sari dan perwakilan BBWS Brantas saat meninjau lokasi Waduk Ringin Jenggot atau Embung Grojogan di Dusun/Desa Plabuhan. (Dwi Aris/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Upaya mengangkat potensi wisata lokal terus digenjot Kecamatan Plandaan, Jombang melalui program Pandora (Plandaan Dalam Panorama).

Salah satunya dengan mengoptimalkan potensi alam Waduk Ringin Jenggot atau Embung Grojogan di Desa Plabuhan, Plandaan, Jombang.

Komitmen itu ditunjukkan Pemdes Plabuhan dengan mulai memaksimalkan pengembangan kawasan embung sebagai destinasi wisata.

Selain sebagai penampung air dan pengendali banjir, embung seluas sekitar 10 hektare tersebut dinilai memiliki daya tarik wisata yang cukup besar.

Baca Juga: PHK PT SGS Jadi Sorotan DPRD Jombang, Hak Karyawan Tak Boleh Diabaikan

Kepala Desa Plabuhan Andi mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas terkait perizinan pemanfaatan aset.

”Koordinasi sudah kami lakukan agar pengembangan bisa berjalan optimal,” ujarnya.

Embung Grojogan sendiri sudah dikenal masyarakat sebagai destinasi wisata lokal. Suasana alam yang asri menjadi daya tarik utama bagi pengunjung.

Untuk menambah minat, setiap tahun juga digelar kegiatan pemancingan terbuka.

Tak hanya itu, embung ini juga menyimpan cerita rakyat yang berkembang di masyarakat.

Nama Ringin Jenggot dikaitkan dengan kisah sosok Mbah Jenggot yang dipercaya mampu mengendalikan sumber mata air di kawasan tersebut.

Sementara itu, Camat Plandaan Lia Aprilianna Isna Sari menegaskan, pengembangan embung tidak hanya berorientasi pada wisata, tetapi juga memberi manfaat ekonomi dan sosial bagi warga.

Baca Juga: Cegah PHK Massal 1.000 Buruh PT SGS, Disnaker Jombang Minta Perusahaan Tempuh Bipartit

”Potensi ini harus dijaga dan dikembangkan agar memberi nilai tambah bagi masyarakat,” tuturnya.

Melalui program Pandora, potensi-potensi lokal di wilayah Plandaan diharapkan dapat terangkat, sekaligus membuka peluang usaha baru dan meningkatkan pendapatan asli desa (PADes). (dwi/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#embung grojogan #plabuhan #Jombang #Wisata #Plandaan