Pemdes Watudakon  Jombang Bangun Sinergi Gerak Cepat Respons Keluhan Warga Soal Jalan Rusak, Begini Caranya

Dwi Aris Supriyanto • Dipublikasikan Rabu, 13 Mei 2026 | 07:05 WIB
Kepala Desa Watudakon Suharto bersama perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Jombang, BBWS Brantas Surabaya dan PJT saat meninjau Afvour Watudakon.
Kepala Desa Watudakon Suharto bersama perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Jombang, BBWS Brantas Surabaya dan PJT saat meninjau Afvour Watudakon.

JombangBanget.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Watudakon, Kecamatan Kesamben, bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga terkait ambles dan jebolnya tanggul Afvour Watudakon.

Penanganan dilakukan melalui koordinasi lintas sektoral bersama sejumlah instansi terkait.

Dua titik kerusakan tanggul tersebut berada di kawasan perbatasan Dusun Pulosari, Desa Pojokrejo dengan Dusun/Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben.

Baca Juga: Cegah Banjir, Dinas PUPR Jombang Percepat Normalisasi Afvor Dero di DAS Watudakon

Kondisi itu sempat dikhawatirkan mengganggu aktivitas warga dan memicu risiko banjir saat musim hujan.

Keberadaan tanggul dinilai vital karena di sisi tanggul yang ambles terdapat jalan paving poros desa yang menghubungkan Desa Watudakon, Pojokrejo dan Carangrejo.

Jalur tersebut menjadi akses utama masyarakat menuju pusat pendidikan, perekonomian hingga pemerintahan di Kecamatan Kesamben.

Baca Juga: Tanggul Afvoer Watudakon Jombang Ambles, Akses Jalan Penghubung di Desa Ini Terputus

Sementara itu, titik tanggul yang jebol berfungsi menahan luapan air agar tidak masuk ke kawasan permukiman maupun area persawahan warga.

Kepala Desa Watudakon Suharto mengatakan, sejak awal kejadian pihaknya langsung bergerak melaporkan kondisi tersebut kepada instansi berwenang.

Langkah itu dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap keluhan masyarakat.

”Tanggul itu merupakan kewenangan BBWS Brantas Surabaya, Pemdes Watudakon dalam hal ini hanya bertugas menyampaikan keluhan masyarakat, karena memang kewenangan bukan berada di pihak kami,” terangnya.

Upaya koordinasi yang dilakukan Pemdes Watudakon membuahkan hasil. Beberapa waktu lalu, perwakilan BBWS Brantas Surabaya, Perum Jasa Tirta (PJT) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang turun langsung meninjau lokasi.

Selain melakukan pengecekan, seluruh pihak juga berkoordinasi menentukan langkah penanganan yang tepat terhadap kerusakan tanggul tersebut.

Kini proses penanganan mulai berjalan. Perbaikan tanggul sudah mulai dilakukan meski belum sepenuhnya rampung.

”Meskipun belum rampung seratus persen, setidaknya perjuangan kami mendapat apresiasi dari pihak yang berwenang, terbaru Dinas PUPR Kabupaten Jombang melakukan penanganan cepat dalam menanggulangi bencana, harapan kami fungsi tanggul dapat kembali normal seperti sedia kala,” pungkas Suharto. (dwi/naz)

 

Editor : Achmad RW
tanggul ambles Jombang afvour watudakon perbaikan jalan