Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Bupati Warsubi Cari Solusi ke Pusat, soal 96 Desa di Jombang Terkendala Lahan untuk Bangun Gerai KDKMP

Anggi Fridianto • Kamis, 7 Mei 2026 | 07:21 WIB
PANTAU: Bupati Jombang Warsubi bersama Komandan Kodim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo memantau kesiapan KDKMP, Senin (4/5). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)
PANTAU: Bupati Jombang Warsubi bersama Komandan Kodim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo memantau kesiapan KDKMP, Senin (4/5). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Jombang belum sepenuhnya merata.

Hingga awal Mei, tercatat masih ada 96 desa dan kelurahan yang belum memulai pembangunan, padahal anggaran di desa sudah dikepras untuk dialihkan ke program tersebut. Mayoritas desa terkendala persoalan lahan.

Bupati Jombang Warsubi menyampaikan, dari total 306 desa dan kelurahan, sebanyak 210 sudah masuk dalam proses pembangunan. Dari jumlah tersebut, 167 desa telah mencapai progres 100 persen.

”210 desa masih proses pembangunan, 167 desa sudah 100 persen. Sisanya belum dibangun,” ujarnya, Senin (4/5).

Baca Juga: SMA Darul Ulum Tapen Jombang Terapkan Program Goes to Campus untuk Motivasi Siswa

Menurut dia, kendala utama yang dihadapi berada pada desa atau kelurahan yang belum memiliki lahan untuk pembangunan gerai KDKMP. Hal ini menjadi perhatian serius pemkab karena program tersebut merupakan kebijakan dari pemerintah pusat.

”Ada yang belum memiliki tanah. Untuk itu kami akan koordinasikanke pusat terkait pengadaan tanah, atau terkait bagaimana solusinya,” katanya.

Warsubi menambahkan, secara konsep, pembangunan gerai KDKMP diarahkan berada di jalur poros desa. Namun, tidak semua desa memiliki lahan yang sesuai dengan ketentuan tersebut, terutama di wilayah permukiman padat.

”Yang dimintakan jalan poros desa. Apabila di jalur lingkungan desa itu solusinya bagaimana, ini yang kami komunikasikan,” jelasnya.

Meski menghadapi kendala, pihaknya optimistis akan ada solusi dari pemerintah pusat. Pemkab Jombang menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program KDKMP sebagai upaya penguatan ekonomi desa.

”Saya yakin ada solusinya. Karena aturannya dari pusat, namun yang jelas kita akan mendukung program ini,” tegasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo mengungkapkan, secara nasional program KDKMP ditargetkan diluncurkan secara serentak pada akhir Juli 2026 di 1.000 titik di seluruh Indonesia.

Di Kabupaten Jombang sendiri, target penyelesaian pembangunan dipatok pada bulan yang sama. “Di Juli, 210 desa target kita selesai,” ujarnya.

Ia berharap kendala lahan yang masih dihadapi sejumlah desa dan kelurahan dapat segera teratasi, sehingga seluruh target pembangunan bisa tercapai sesuai jadwal.

”Semoga kendala lahan teratasi, terutama yang di kelurahan,” pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Bupati Warsubi #KDKMP #Kopdes Merah Putih #lahan #Jombang