Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Bukan Cuma Kades! Motor Baru Operasional Desa di Jombang Bisa Dipakai Semua Perangkat

Achmad RW • Senin, 27 April 2026 | 07:12 WIB
Ilustrasi motor baru operasional desa Honda PCX. (Ainul Hafidz/AI/Radar Jombang)
Ilustrasi motor baru operasional desa Honda PCX. (Ainul Hafidz/AI/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Realisasi pengadaan motor operasional desa di Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang mulai berjalan.

Namun, pemanfaatannya ditegaskan tidak eksklusif untuk kepala desa, melainkan untuk menunjang pelayanan di desa.

Empat desa telah menerima motor baru jenis Honda PCX 160 tipe ABS warna putih dengan harga sekitar Rp 38 juta.

”Untuk pemanfaatannya, tidak eksklusif untuk kepala desa. Sesuai statusnya motor operasional, ya bisa digunakan seluruh perangkat desa yang membutuhkan,” terang Kepala Desa Gondangmanis Lukman Hakim, Minggu (26/4).

Baca Juga: Gus Zu'em: Gencatan Iran & AS: Perspektif Hudaibiyah

Meski digunakan bersama, penyimpanan kendaraan di luar jam kerja dilakukan di rumah pribadi kepala desa.

”Untuk parkir di rumah, namun bisa diakses semua perangkat desa kok,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, motor telah diterima sejak Selasa (21/4) sore di kantor desa.

Kehadiran kendaraan tersebut diharapkan bisa mendongkrak kualitas pelayanan di desa.

”Ya tentu harapannya semoga ini jadi pelecut untuk pelayanan lebih cepat, lebih baik,” pungkasnya.

Penegasan serupa disampaikan Kepala Desa Karangdagangan, Tambit. Ia memastikan motor tersebut bukan diperuntukkan khusus bagi kepala desa.

”Artinya tidak untuk saya sendiri secara khusus sebagai kepala desa. Karena motor operasional ya semua perangkat desa yang membutuhkan, dan setiap hari juga standby di balai desa,” lontarnya.

Namun, karena alasan keamanan kendaraan tersebut disimpan di rumah kades saat malam hari atau di luar jam kerja.

”Untuk parkirnya di luar jam kerja atau malam ya di rumah, karena akan rawan kalau diletakkan di balaidesa,” bebernya.

Baca Juga: FRMJ Desak Evaluasi Program Motor Operasional Desa di Jombang, Dinilai Bertentangan dengan Efisiensi Anggaran

Tambit menambahkan, hingga kini kendaraan tersebut masih dalam proses administrasi pelat nomor.

”Untuk nopolnya belum, sama dealer dijanjikan dua minggu lagi, tapi yang jelas tetap pelat merah dan atas nama Pemerintah Desa Karangdagangan,” tandasnya. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#motor operasional desa #perangkat desa #motor baru #Desa #Jombang