JombanBanget.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Bulurejo, Kecamatan Diwek Jombang mampu berinovasi dalam mengembangkan penguatan ketahanan pangan dengan memadukan potensi wisata desa setempat.
Salah satu program ketahanan pangan yang saat ini tengah dimaksimalkan, yakni memberdayakan masyarakat melalui budidaya melon di kawasan Agrowisata Sumber Celeng (ASC).
”Upaya budidaya melon ini kami sinergikan juga dengan program dari dinas terkait, tujuannya memperkuat ketahanan pangan yang juga menjadi prioritas pemanfaatan dana desa,” terang Kepala Desa Bulurejo Supraptini.
Baca Juga: Event Lari 5 Kilometer di Kedungotok Jombang Jadi Magnet Wisata Desa, Begini Konsep Uniknya
Daya tarik lainnya adalah, Pemdes Bulurejo telah mengemas cara panen melon yang dipetik sendiri oleh para pembeli serta didokumentasikan.
Hal ini terbukti mampu menarik para pembeli dari wilayah Jombang dan kabupaten/kota tetangga datang.
Konsep tersebut akan terus dikembangkan dan dimaksimalkan guna menarik serta meningkatkan kedatangan para pengunjung ke kawasan ASC.
Baca Juga: CSR PT CJI Jombang Sentuh Infrastruktur Desa, Jembatan Lengkong Segera Diperbaiki
”Alhamdulillah, setiap menjelang panen, seluruh melon telah ada yang memesan sejak jauh hari, bahkan sudah ada yang pesan untuk hasil panen berikutnya,” terang Supraptini.
Budidaya melon juga memiliki prospek ekonomi menjanjikan. Terbukti permintaan pasar terus meningkat dan makin luas. ”Jangkauan pasar kami saat ini tidak hanya dari wilayah sekitar desa karena telah mampu mencapai luar kota,” bebernya.
Ketua P2L Bulurejo Sunyoto menambahkan, masyarakat tidak perlu repot dalam perawatan melon.
”Untuk penyiraman air dapat dilakukan rutin setiap hari secara otomatis melalui perangkat handphone, untuk selanjutnya tinggal dilakukan pengecekan dan penyemprotan pupuk serta anti hama secara berkala,” ujarnya.
Keberhasilan Pemdes Bulurejo dalam memadukan potensi sumber daya lokal desa bersama masayarakat menjadi bukti komitmen mereka dalam menyejahterakan kehidupan warganya dengan bekal kemandirian.
Selain di kawasan ASC, mereka juga mengembangkan budidaya melon serta sayur di pekarangan warga.
”Kami berhadap warga dapat terdampak dalam peningkatan perekonomian melalui kegiatan yang mudah dilakukan di lingkungan sekitar mereka,” pungkas Supraptini. (dwi/naz)
Editor : Achmad RW