Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Jumlah Penerima BLT DD di Jombang Menyusut Drastis, Berikut Data Terbarunya

Anggi Fridianto • Minggu, 19 April 2026 | 06:23 WIB

 

Ilustrasi pemangkasan anggaran. (Radar Bojonegoro)
Ilustrasi pemangkasan anggaran. (Radar Bojonegoro)

JombangBanget.id  Jumlah penerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Kabupaten Jombang tahun ini menurun drastis.

Hal ini terjadi seiring berkurangnya alokasi dana desa (DD) dari pemerintah pusat. 

’’Di desa kami dari enam penerima, sekarang tinggal satu orang,’’ kata Kepala Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang Erwin Pribadi, (17/4).

Penyusutan tersebut terjadi karena alokasi dana desa yang diterima desa terpangkas drastis.

Hanya sekitar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dampaknya, total anggaran BLT DD di desanya juga ikut merosot tajam.

Baca Juga: Student Journalism Jombang: Lolos SNBP Jalur Langit

’’Tahun ini cuma satu penerima dengan nilai Rp 3,6 juta. Padahal tahun lalu anggarannya bisa sampai Rp 21,6 juta,’’ jelasnya.

Sementara itu, data dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang menunjukkan penurunan signifikan secara keseluruhan.

Kepala DPMD Jombang, Sudiro Setiono, melalui Sekretaris DPMD Jombang, Rika Paur Fibriamayusi, menjelaskan, pada 2026, total anggaran BLT DD sebesar Rp7.253.640.000.

Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 2.241, yang tersebar di 279 desa.

’’Sementara pada 2025 lalu, anggaran BLT DD mencapai Rp 32.209.200.000 dengan jumlah penerima 8.947 KPM di 302 desa,’’ terangnya.

Penurunan jumlah penerima BLT DD merupakan konsekuensi langsung dari berkurangnya dana desa.

’’BLT DD memang bersumber dari dana desa,’’ ucapnya. (ang/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#blt dd #jumlah penerima blt dd turun #DPMD Jombang #dana desa #Jombang