JombangBanget.id - Pembangunan gerai dan gudang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Jombang terus dikejar target.
Hingga akhir Maret, baru 86 dari 306 Desa/kelurahan yang sudah rampung.
Sebagian besar disebut masih dalam tahap pengerjaan, sebagian lainnya masih stagnan.
Baca Juga: Rakor AFKAB Jombang Berbuah Keputusan Penting, Ini Dampaknya untuk Tim Futsal Lokal
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Jombang, Hari Purnomo, menyebut perbedaan kondisi wilayah menjadi faktor utama belum meratanya progres pembangunan.
”Sebanyak 86 desa sudah 100 persen. Sementara 104 desa lainnya masih dalam tahap pengerjaan. Perbedaan kondisi di tiap wilayah membuat progres pembangunan tidak sama,” katanya.
Tak hanya itu, gerai yang sudah selesai pun belum bisa langsung difungsikan. ”Masih menunggu arahan lanjutan terkait operasional,” tandasnya.
Di Kecamatan Kabuh, dari total 16 desa, sembilan desa telah merampungkan pembangunan.
Baca Juga: Tak Dikecualikan, Siswa Inklusif di Jombang Tetap Masuk Peserta TKA 2026
Yakni Desa Kedungjati, Genenganjasem, Karangpakis, Pengampon, Sukodadi, Kabuh, Mangunan, Sumbergondang, dan Munungkerep.
Camat Kabuh Satria Agung Wijaya memastikan secara umum tidak ada kendala signifikan. Pembangunan sempat tertunda karena menunggu musim panen.
”Secara umum tidak ada kendala berarti. Sebelumnya memang menunggu panen padi selesai, dan sekarang proses pembangunan kembali dilanjutkan,” ujarnya.
Namun, Desa Manduro masih menghadapi persoalan lahan. Kontur tanah yang tidak rata membuat pembangunan membutuhkan pengurukan besar.
”Ini yang masih kami carikan solusi. Secara kelembagaan sudah siap, tinggal pembangunan fisiknya,” jelasnya.
Baca Juga: Populasi Sapi di Jombang Turun Tajam, Disnak Ungkap Penyebabnya
Opsi pemanfaatan aset milik Pemkab Jombang tengah dikaji, meski masih menunggu kepastian regulasi.
Sementara itu, di Kecamatan Perak, progres pembangunan juga belum merata.
Dari 13 desa, sebagian telah rampung, sementara lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
Camat Perak Supriyono menyebut Desa Glagahan, Sembung, dan Sumberagung sudah selesai 100 persen. Sedangkan Desa Pagerwojo dan Gadingmangu ditargetkan rampung akhir Maret.
”Untuk desa lain masih dalam berbagai tahap pengerjaan, mulai dari fondasi hingga setengah jadi,” ujarnya. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz