JombangBanget.id – Masyarakat Dusun Kalibening dan Dusun Mojoranu, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Jombang kembali menggelar tradisi doa bersama dan haul leluhur.
Acara yang berlangsung di makam desa selama tiga hari, Rabu (11/2) hingga Jumat (13/2), menjadi momentum spiritual sekaligus perekat kebersamaan warga.
Kepala Desa Tanggalrejo, Dimas Wahyu Ramadhana, hadir bersama jajaran perangkat desa.
Ia menegaskan dukungan penuh pemerintah desa terhadap tradisi yang telah diwariskan lintas generasi.
”Kehadiran pemerintah desa menjadi bentuk nyata komitmen bersama dalam menjaga tradisi, mempererat persatuan masyarakat, sekaligus merawat warisan budaya leluhur,” tutur kades yang akrab disapa Mas Dhona.
Beragam kegiatan religius digelar, mulai istighotsah, khotmil Quran, pembacaan salawat, diba’, musyarokah, hingga doa bersama.
Elemen masyarakat dari Fatayat hingga Muslimat turut ambil bagian. Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan menjadi ciri khas peringatan tahunan ini.
”Haul di desa kami lebih dari sekadar seremonial, namun juga ruang pembelajaran bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga adat budaya leluhur, memperkuat persaudaraan sosial, serta merawat keseimbangan hidup dengan alam,” jelas Dhona.
Tradisi haul ini, lanjutnya, bukan hanya menjaga nilai spiritual, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan harmoni kehidupan.
”Kegiatan kami terbuka bagi masyarakat luas, mereka diundang untuk hadir, berdoa bersama, serta merasakan langsung nilai kebersamaan dan keberkahan dari tradisi yang telah diwariskan lintas generasi,” pungkasnya. (dwi/naz)
Editor : Ainul Hafidz