JombangBanget.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Gadingmangu, Kecamatan Perak, Jombang berkolaborasi dengan Jombang Football Community (JFC) dalam menggelar turnamen sepak bola usia muda.
Pembukaan JFC Junior League Season 2026 telah resmi dimulai, Minggu (11/1) pagi di Lapangan Desa Gadingmangu.
JFC Junior League Season 2026 diikuti 12 tim dari wilayah Kabupaten Jombang dan sekitarnya.
Masing-masing tim mengikuti lima kompetisi kelompok usia (KU) mulai dari KU-11, KU-12, KU-13, KU-14 hingga KU-15.
Selain menjadi wadah menyalurkan kegiatan setiap pekan, JFC Junior League juga menjadi ajang memantau bakat lokal yang kedepannya digabungkan dalam bentuk JFC Selection di tiap kelompok usia untuk mengikuti berbagai event bergengsi di luar Jombang.
Kepala Desa Gadingmangu M Golkar mengatakan, pihaknya sangat terbuka dengan berbagai pihak dalam pengembangan bakat sepak bola, utamanya usia muda.
”Alhamdulillah, kami memiliki lapangan sepak bola yang terawat dan cukup representatif untuk menggelar kompetisi maupun turnamen,” terangnya.
Selain menjadi tuan rumah berbagai turnamen dan kompetisi sepak bola, Desa Gadingmangu juga memiliki turnamen internal dengan tajuk Gamaraya Cup yang digelar rutin setiap tahun.
”Turnamen tersebut merupakan pertandingan antar-warga, santri ponpes serta pelaku sepak bola yang ada di wilayah desa kami sendiri,” tutur Golkar.
Hal ini menjadi bukti akan melimpahnya bakat sepak bola di Desa Gadingmangu.
Bakat-bakat terbaik tersebut diseleksi kembali guna disatukan dalam membawa nama desa dalam wadah klub Putra Gama dan Putra Nusantara Perak, Desa Gadingmangu.
Baca Juga: Delapan Desa di Jombang Siap Gelar KDAW, Target Tuntas Sebelum Pilkades Serentak 2027
Beragam turnamen dan kompetisi yang digelar mulai dari usia dini, muda hingga senior menjadi wujud komitmen Pemdes Gadingmangu dalam menyediakan wadah kegiatan positif.
Termasuk mengembangkan minat dan bakat dalam berolahraga, khususnya sepak bola.
Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Pemdes Gadingmangu dalam mengoptimalkan penggunaan lapangan desa setempat serta menggerakkan perekonomian warga sekitar.
”Dengan adanya rangkaian pertandingan selama pelaksaan turnamen, banyak masyarakat dan pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lapangan serta di kios dekat lapangan, hal ini berkesinambungan dengan keinginan kami dalam meningkatkan perekonomian warga sekitar,” pungkas Golkar. (dwi/naz)
Editor : Ainul Hafidz