Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Desa Keboan Jombang Rancang Ekowisata Baru 'Keboan Park', Wisata Bernuansa Majapahitan dan Edukasi

Dwi Aris Supriyanto • Rabu, 27 Agustus 2025 | 15:53 WIB
Sekretaris Desa Keboan Ahmad Zainul Muttaqin menunjukkan masterplan wisata kepada Camat Ngusikan Ahmad Fahruddin Fauzi saat acara gelar potensi desa di halaman kantor Kecamatan Ngusikan, Selasa (26/8)
Sekretaris Desa Keboan Ahmad Zainul Muttaqin menunjukkan masterplan wisata kepada Camat Ngusikan Ahmad Fahruddin Fauzi saat acara gelar potensi desa di halaman kantor Kecamatan Ngusikan, Selasa (26/8)

JombangBanget.id – Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, bersiap melahirkan destinasi wisata baru yang digadang-gadang bakal menjadi ikon desa.

Melalui gagasan besar “Keboan Park”, pemerintah desa (pemdes) ingin menghadirkan ruang rekreasi sekaligus pusat aktivitas warga yang diproyeksikan menjadi magnet wisata baru di wilayah utara Jombang.

Kepala Desa Keboan, Fachrudin, mengungkapkan bahwa pembangunan Keboan Park saat ini telah memasuki tahap penyusunan masterplan.

Untuk mewujudkan perencanaan yang matang, pemdes menggandeng Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan Institut Teknologi Nasional (FTSP-ITN) Malang.

”Kami tidak main-main dalam perencanaan. Karena itu, kami berkolaborasi dengan tim ahli dari ITN Malang untuk menyusun masterplan wisata Keboan Park. Harapannya, destinasi ini benar-benar bisa menjadi kebanggaan desa dan membawa manfaat bagi masyarakat,” kata Fachrudin, Senin (25/8).

Konsep Keboan Park dirancang modern namun tetap mengangkat kearifan lokal. Ada empat zona utama yang disiapkan:

Zona Olahraga, meliputi lapangan sepak bola, voli, dan sarana olahraga lainnya.

Zona Rekreasi & Playground, menghadirkan wahana permainan anak serta taman keluarga.

Zona Edukasi, yang nantinya bisa dipakai sebagai ruang belajar terbuka, termasuk mini zoo.

Zona Waterpark, terdiri dari kolam renang anak hingga dewasa dengan wahana permainan air.

Selain itu, disiapkan pula zona penunjang seperti area parkir, pengelola, service area, dan food court.

Menariknya, desain bangunan akan memadukan sentuhan arsitektur Majapahitan dengan gaya modern agar tetap ikonik sekaligus tidak ketinggalan zaman.

”Kami ingin Keboan Park tidak hanya sekadar tempat hiburan, tapi juga membawa identitas sejarah dan budaya. Majapahitan jadi inspirasi utama, karena wilayah kita juga masih dalam lingkup budaya Mojopahit,” jelas Fachrudin.

Pengunjung nantinya bisa menikmati beragam fasilitas, mulai dari lapangan olahraga, wahana permainan keluarga, mini zoo dengan koleksi hewan edukatif, hingga food court yang menghadirkan kuliner khas lokal.

Kehadiran food court ini diharapkan bisa menjadi ruang bagi pelaku UMKM desa untuk menjajakan produk mereka.

”Kami ingin agar UMKM lokal ikut tumbuh bersama. Jadi nanti bukan hanya tempat wisata, tetapi juga pusat perputaran ekonomi warga,” imbuh Fachrudin.

Rencana lokasi Keboan Park akan berdiri di atas lahan tanah kas desa (TKD) yang posisinya strategis dan mudah dijangkau.

Dengan letak yang relatif dekat dengan jalur utama Ngusikan, pemdes optimistis kawasan ini mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah sekitar.

Selain menjadi tempat rekreasi, Keboan Park juga ditargetkan menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi warga setempat.

”Kami sangat berharap adanya dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah kabupaten maupun pihak swasta, agar Keboan Park benar-benar bisa terwujud. Ini bukan sekadar wisata, tetapi juga investasi jangka panjang untuk desa,” pungkas Fachrudin. (dwi/naz/riz)

Editor : Ainul Hafidz
#park #Desa #Jombang #Wisata #Ngusikan #Keboan