JombangBanget.id – Warga Desa Sukoiber, Kecamatan Gudo, Jombang memiliki tradisi unik saat menggelar kegiatan sedekah bumi.
Acara yang telah dilakukan rutin secara turun-temurun ini digelar oleh warga di setiap dusun, meliputi Dusun Iber-iber, Dusun Sukowati, dan Dusun Klepek.
Lokasi sedekah dusun diadakan di masing-masing punden leluhur.
Pemerintah Desa (Pemdes) Sukoiber turut berpastisipasi dan mendukung jalannya kegiatan agar dapat terselenggara dengan aman dan sukses.
”Sedekah dusun bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga sebagai wujud syukur atas hasil panen yang telah diperoleh masyarakat serta berharap keberkahan dari para leluhur,” ujar Kepala Desa Sukoiber Isnadi.
Kolaborasi pemdes dan warga setempat saat sedekah dusun merupakan wujud nyata kebersamaan dalam melestarikan tradisi serta memperkuat solidaritas dan kebersamaan antarwarga.
”Kegiatan sedekah dusun juga menggerakkan perekonomian masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya gotong royong,” imbuhnya.
Dalam setiap kegiatan sedekah dusun, seluruh warga secara swadaya membawa makanan dan jajanan tradisional ke punden.
Setelah berdoa bersama, warga kemudian menyantap makanan bersama-sama.
Salah satu sedekah dusun yang cukup ramai dan kerap dihadiri banyak warga adalah sedekah Dusun Klepek. Kegiatan dipusatkan di Pesarean Mbah H. Ali.
Sebelumnya para warga membawa gunungan hasil bumi dan jajanan tradisional yang diarak keliling kampung.
Baca Juga: Keren! Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang Terpilih sebagai BUMDesa Berkinerja Baik Ke-1
Setelah didoakan oleh sesepuh desa, seluruh gunungan akan diperebutkan oleh masyarakat yang hadir.
”Keunikan lain dari sedekah Dusun Klepek adalah karena warga selain berebut gunungan dan tumpeng, namun juga berebut bunga sekaran yang ada di makam Mbah H. Ali karena dipercaya membawa keberkahan,” terangnya.
Mbah H. Ali merupakan sosok yang dianggap paling berjasa dalam sejarah babat alas Desa Sukoiber.
Pemdes berkomitmen akan terus menjaga dan melestarikan tradisi sedekah bumi.
”Kami berharap kegiatan sedekah dusun dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memohon keberkahan dari Tuhan Yang Maha Esa. Acara ini juga dapat menjadi contoh dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya bersyukur dan berbagi dengan sesama,” pungkas Isnadi. (dwi/naz)
Editor : Ainul Hafidz