Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Pemdes Carangwulung Wonosalam Jombang Rawat Tradisi Ruwat Dusun, Digelar Tiap Bulan Suro

Anggi Fridianto • Jumat, 11 Juli 2025 | 02:27 WIB
PERINGATI TRADISI: M. Arief Kades Carangwulung Kecamatan Wonosalam, Jombang mendampingi Bupati Warsubi saat membuka tradisi ruwat dusun, Minggu (9/7).
PERINGATI TRADISI: M. Arief Kades Carangwulung Kecamatan Wonosalam, Jombang mendampingi Bupati Warsubi saat membuka tradisi ruwat dusun, Minggu (9/7).

JombangBanget.id – Pemdes Carangwulung, Kecamatan Wonosalam, Jombang komitmen melestarikan tradisi peninggalan leluhur.

Salah satunya, melaksanakan kegiatan tradisi ruwat Dusun Gondang yang diadakan setiap bulan Suro (bulan pertama kalender Jawa).

Kegiatan ditandai dengan kenduri atau doa bersama dan pawai budaya.

Kegiatan ruwat desa yang dilaksanakan pada Minggu (6/7) berlangsung meriah.

Ratusan masyarakat mengikuti tradisi ruwat dusun. Kegiatan juga dihadiri Bupati Jombang Warsubi.

Kades Carangwulung M. Arief menyampaikan, kegiatan ruwat dusun sudah menjadi tradisi di masyarakat Dusun Gondang, Desa Carangwulung.

”Kegiatan ini rutin kita peringati setiap tahun. Ini bagian dari komitmen kita untuk menjaga agar tradisi ini tidak luntur dan bisa diwariskan kepada generasi selanjutnya,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Baca Juga: Pemdes Jatipelem Diwek Jombang Rutin Gelar Sedekah Desa Tiap Bulan Suro, Dipusatkan di Punden Ini

Ada beberapa tujuan diadakannya kegiatan tersebut. Pertama, melestarikan tradisi nenek moyang.

Kedua, untuk mempererat silaturahmi antarwarga.

”Ruwat dusun adalah salah satu bentuk adat dan tradisi yang penting untuk kita jaga bersama. Lewat kegiatan ini, kita bisa berkumpul, bersyukur kepada Allah SWT, sekaligus berdoa bersama memohon keselamatan dan keberkahan bagi dusun kita tercinta,” papar dia.

Tradisi ini digelar sekaligus untuk mengedukasi generasi muda agar tidak lupa pada budaya lokal yang dimiliki.

Baca Juga: Usung Tema Cindelaras, Festival Rakyat Bertajuk Jombatan Rame-Rame 2025 Sukses, Begini Keseruannya

”Agar mereka tidak lupa dari budayanya sendiri. Karena sehebat apa pun kita, kalau tidak kenal budaya sendiri, kita akan mudah kehilangan arah,” papar dia.

Pihaknya juga mengapresiasi dukungan Bupati Warsubi yang hadir secara langsung di tengah-tengah masyarakat mengikuti kegiatan ruwat dusun.

”Tentu akan menjadi motivasi bagi kami untuk selalu mengadakan tradisi ruwat dusun ini,’’ pungkasnya.

Terpisah, Bupati Warsubi menyampaikan apresiasi dan mendukung kegiatan ruwat dusun agar terus dilestarikan, dikembangkan, dan menjadi agenda budaya tahunan yang membanggakan.

”Saya berharap, kegiatan ini bisa mempererat persaudaraan warga, memperkuat rasa cinta terhadap tanah kelahiran, dan tentunya membawa keberkahan, ketentraman, dan kemajuan bagi dusun ini ke depannya,’’ pungkasnya. (ang/naz)

 

Editor : Ainul Hafidz
#Pemdes #Bupati Jombang #ruwat dusun #carangwulung #Desa #bulan Suro #Desa Kita #Wonosalam #Warsubi #Jombang #Bupati