Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Nguri-uri Budaya, Desa Pakel Bareng Jombang Gelar Lomba Panahan Tradisional, Begini Keseruannya

Dwi Aris Supriyanto • Selasa, 1 Juli 2025 | 23:08 WIB
EVENT NASIONAL: Kepala Desa Pakel Sudarmaji bersama jajaran Forkopimcam Bareng, pengurus KORMI Jawa Timur dan PNJ Jombang pembukaan Gladhen Ageng Manggilingan, Minggu (29/6) pagi.
EVENT NASIONAL: Kepala Desa Pakel Sudarmaji bersama jajaran Forkopimcam Bareng, pengurus KORMI Jawa Timur dan PNJ Jombang pembukaan Gladhen Ageng Manggilingan, Minggu (29/6) pagi.

JombangBanget.id – Wilayah Desa Pakel, Kecamatan Bareng, Jombang kental akan cerita sejarah.

Konon Desa Pakel dulunya jadi tempat pelatihan memanah pasukan Kerajaan Majapahit yang diyakini terpusat di Dusun Jemparing.

Agar sejarah ini tak hilang ditelan waktu, Pemdes Pakel menggelar lomba panahan tradisional tingkat nasional.

Kepala Desa Pakel Sudarmaji mengatakan, berdasarkan cerita nenek moyang, konon di wilayah desanya dahulu digunakan prajurit dari Kerajaan Majapahit untuk berlatih memanah sembari mengatur stratergi berperang.

”Hal ini juga diperkuat dengan banyak ditemukannya arca peninggalan sejarah di wilayah desa kami,” terangnya.

Hal ini juga diperkuat dengan adanya Dusun Jemparing di desa tersebut.

”Penamaan Jemparing diketahui berasal dari kata jemparingan yang merujuk pada kegiatan memanah tradisional Jawa dan biasanya dilakukan di lingkungan keraton,” imbunya.

Atas dasar riwayat sejarah itulah, Pemdes Pakel berkolaborasi dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Timur dan Perkumpulan Panahan Tradisional (PERPATRI) Nusantara Jaya (PNJ) Kabupaten Jombang menggelar event bertajuk Gladhen Ageng Manggilingan.

Event ini merupakan gelaran perlombaan panahan tradisional dengan diikuti oleh ratusan pemanah dari berbagai penjuru di Indonesia.

”Pesertanya dari berbagai kategori, mulai anak-anak, wanita, dan pria dari berbagai kalangan dan usia. Tiga pemanah terbaik dari setiap kategori akan kami berikan apresiasi berupa uang pembinaan, piagam serta piala penghargaan,” tambahnya.

Seluruh rangkaian acara dilaksanakan di Lapangan Sasono Jemparing Manggilingan, Desa Pakel, Minggu (29/6).

Baca Juga: Keren! Poskamling Desa di Kecamatan Ngoro Jombang Ini Dilengkapi CCTV dan Wifi Gratis, Masuk Nominasi Kapolres Award Desa Aman

Event ini merupakan salah satu dari rangkaian kalender kegiatan tradisi dan budaya yang dicanangkan Pemdes Pakel.

”Kami selaku jajaran pemdes ingin terus memelihara tradisi dan sejarah tersebut bagi anak cucu kami sebagai generasi penerus agar terus lestari ke depannya,” ujarnya.

Sepanjang tahun ini, Pemdes Pakel telah mengemas berbagai kegiatan nguri-uri adat istiadat budaya lokal dalam tajuk Annual Cultural Events 2025 Calendar of Traditional and Cultural Desa Pakel.

Dengan mengusung tagline Pakel Digdaya (Damai, Indah, Gemah Dan Berbudaya).

”Harapan kami, Kegiatan ini dapat menjadi perwujudan dalam pelestarian tradisi dan sejarah yang terus dapat terlaksana setiap tahun agar menjadi pengingat tradisi bagi masyarakat dan generasi penerus ke depannya,” pungkas Sudarmaji. (dwi/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemdes #Lomba Panahan Tradisional #jemparingan #Desa #Desa Kita #Bareng #Jombang #Nguri-uri Budaya #pakel