Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Semarak Idul Adha, Pemdes Gedangan Mojowarno Jombang Gelar Takbir Keliling Kampung

Dwi Aris Supriyanto • Selasa, 10 Juni 2025 | 12:46 WIB
TRADISI TAHUNAN: Kepala Desa Gedangan Sukarno (baju koko putih mengenakan peci) didampingi pengurus ranting NU Desa Gedangan Abdul Mughni Shodiq memberangkatkan takbir keliling.
TRADISI TAHUNAN: Kepala Desa Gedangan Sukarno (baju koko putih mengenakan peci) didampingi pengurus ranting NU Desa Gedangan Abdul Mughni Shodiq memberangkatkan takbir keliling.

JombangBanget.id – Warga Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Jombang menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 1446 H dengan menggelar takbir keliling.

Pesertanya berasal dari seluruh jemaah musala dan masjid di Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Kamis (5/6) malam.

Kepala Desa Gedangan Sukarno mengatakan, kegiatan takbir keliling rutin digelar setiap tahun ini merupakan wujud nyata kolaborasi Pemdes Gedangan dalam merangkul organisasi masyarakat (ormas) Islam, khususnya dari kalangan pemuda.

”Selain dalam rangka menyemarakkan malam menjelang hari raya Idul Adha, tujuan utamanya juga mempererat tali persaudaraan antarwarga serta memberi wadah kegiatan positif bagi para pemudanya,” kata Sukarno.

Tahun ini tercatat ada belasan kelompok peserta dari seluruh jemaah musala dan masjid yang ada di Desa Gedangan dalam mengikuti perlombaan sekaligus meramaikan gelaran takbir keliling dengan tajuk ’Gema Takbir Ceria’.

Peserta takbir keliling berjejer rapi secara berurutan selepas salat Isya di sepanjang jalan Masjid Baitul Muttaqin, Dusun Mojogeneng sebagai titik start.

Rutenya mengelilingi Desa Gedangan dan kembali di lokasi awal.

”Peserta dengan penampilan terbaik akan mendapat hadiah tambahan dari panitia,” tambahnya.

Antusiasme warga ditunjukkan melalui kreativitas masing-masing dalam bentuk kreasi aneka rupa boneka raksasa aneka rupa seperti naga, unta, kerbau hingga replika Ka’bah.

Sukarno menyebut, takbir keliling menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat sekitar. Sekaligus membangkitkan dan meningkatkan ekonomi kerakyatan.

”Takbir keliling tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga nilai-nilai keagamaan, termasuk menghargai budaya lokal,” pungkasnya. (dwi/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Mojowarno #Pemdes #takbir keliling #Desa #Desa Kita #Jombang #Idul Adha #gedangan