Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Ratusan Rumah Warga Desa Dukuhdimoro Mojoagung Jombang Difogging, Kades: Tanggungjawab Pemdes Cegah DBD

Dwi Aris Supriyanto • Kamis, 8 Mei 2025 | 15:45 WIB
TANGGAP: Kepala Desa Dukuhdimoro Muhammad Khoirul Umam (kiri) saat memantau kegiatan fogging di Dusun Penanggalan, Desa Dukuhdimoro, Mojoagung, Jombang.
TANGGAP: Kepala Desa Dukuhdimoro Muhammad Khoirul Umam (kiri) saat memantau kegiatan fogging di Dusun Penanggalan, Desa Dukuhdimoro, Mojoagung, Jombang.

JombangBanget.id – Merebak kasus demam berdarah dengue (DBD) direspons cepat Pemerintah Desa (Pemdes) Dukuhdimoro, Kecamatan Mojoagung, Jombang.

Yakni dengan melaksanakan fogging fokus bekerja sama dengan Puskesmas Mojoagung.

Satu per satu rumah warga dilakukan pengasapan untuk memutus mata rantai persebaran kasus DBD.

Kegiatan fogging dilaksanakan pada Rabu (7/5) pagi.

Sasarannya, yakni rumah-rumah warga yang di Dusun Penanggalan.

”Kegiatan fogging merupakan bentuk respons cepat dan tanggung jawab pemdes sebagai pelayan masyarakat untuk mencegah persebaran kasus agar tidak semakin meluas,” ujar Kepala Desa Dukuhdimoro Muhammad Khoirul Umam.

Sekitar 100 rumah warga di Dusun Penanggalan dilakukan fogging secara menyeluruh.

Petugas mendatangi satu per satu rumah-rumah warga dan melakukan pengasapan.

Selain itu, petugas juga menyasar area kebun, selokan hingga titik-titik yang berpotensi menjadi tempat perkembangan nyamuk.

”Kegiatan fogging kami lakukan di titik awal mula munculnya kasus DBD, nantinya akan dilakukan bertahap hingga menyeluruh ke seluruh wilayah desa,” tambah Umam.

Selain fogging, Pemdes Dukuhdimoro juga berencana melaksanakan dan mengedukasi masyarakat melalui giat pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Baca Juga: Pemdes Rejoslamet Mojowarno Jombang Tuntaskan Musdessus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Optimistis Jadi Terobosan Majukan Ekonomi Rakyat

Yakni dengan cara menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (3M) plus yang direncanakan digelar Jumat (9/5).

”PSN 3M plus akan menjadi lebih efektif jika ada sinergi antarwarga untuk menjadi tindakan awal pencegahan mulai dari membasmi jentik nyamuk,” pungkas Umam. (dwi/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#fogging #Pemdes #Mojoagung #kasus dbd #demam berdarah dengue #Desa #Desa Kita #Jombang #dbd #kades #Dukuhdimoro