Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Jelang Musim Tanam, Petani dan Pemdes Turipinggir Megaluh Jombang Kompak Buru Hama Tikus

Azmy endiyana Zuhri • Selasa, 6 Mei 2025 | 15:53 WIB
Pemerintah Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang  menggiatkan petani melakukan gerakan pengendali (gerda) dengan cara gropyokan massal.
Pemerintah Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang menggiatkan petani melakukan gerakan pengendali (gerda) dengan cara gropyokan massal.

JombangBanget.id – Hama tikus menjadi momok menakutkan bagi petani di Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang.

Sebagai langkah pengendalian, pemerintah Desa Turipinggir menggiatkan petani melakukan gerakan pengendali (gerda) dengan cara gropyokan massal.

Pasalnya, sawah mereka kerap diserang hama tikus yang mengakibatkan gagal panen.

Pantuan di lokasi, sejumlah petani menyisir areal sawah mencari lubang tikus.

Dari gropyokan tersebut, petani berhasil memburu ribuan ekor tikus.

”Kegiatan gropyokan massal ini rutin kami lakukan menjelang tanam,” ujar Kepala Desa Turipinggir Gunasir Wibowo saat dikonfirmasi.

Dirinya tak menampik, sebelum dilakukan gerdal secara rutin, banyak petani yang gagal panen karena serangan hama tikus yang sangat massif.

”Karena di Turipinggir ini merupakan dataran cukup tinggi ya. Jadi banyak sekali tikus,” bebernya.

Untuk itu, para petani berinisiatif melakukan gropyokan massal untuk rutin dilakukan sebelum musim tanam.

”Jadi setiap tahun kami melakukan gropyokan massal ini tiga kali. Cara ini nampaknya cukup efektif,” katanya.

Gropyokan massal ini dilakukan secara serentak di area persawahan di Desa Turipinggir dengan lahan persawahan kurang lebih 200 hektare.

Baca Juga: Dukung Program Pemerintah, Pemdes Mojotrisno Mojoagung Jombang Gelar Musdessus Pendirian Koperasi Desa Merah Putih

”Jadi kita lakukan secara serentak di tiga dusun. Jadi kita bagi-bagi agar bisa dilakukan secara bersama-sama,” terangnya.

Hasil gropyokan massal ini petani berhasil memburu ribuan ekor tikus yang bersarang di area persawahan milik petani.

”Tadi kurang lebih dapat 1.700 ekor tikus,” ungkapnya.

Diharapkan, dengan adanya gropyokan massal ini, hasil panen nantinya bisa maksimal.

”Harapan kami bisa meningkatkan swasembada pangan, seperti visi-misi pemerintah pusat,” pungkasnya. (yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemdes #turipinggir #panen padi #gropyokan #Megaluh #hama tikus #Desa #musim tanam #Desa Kita #Jombang #tikus #Petani