JombangBanget.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Jombang memiliki cara tersendiri dalam mengenang jasa para leluhurnya.
Dalam agenda sedekah desa setiap tahunnya, mereka selalu menggelar kegiatan ziarah ke makam leluhur desa yang ada di tiap dusun.
”Agenda rutin tersebut telah terlaksana secara turun-temurun. Dan kami sebagai generasi penerus wajib untuk melestarikannya sebagai wujud nguri-uri budaya lokal desa,” ujar Kepala Desa Tampingmojo Nurus Sa’adah.
Desa Tampingmojo memiliki beberapa punden atau makam leluhur desa yang tersebar di lima dusun.
Di antaranya makam Ki Ageng Gede Medeleg dan makam Mbah Kromotirto selaku kepala desa kelima di Dusun Medeleg.
Selain itu, ada Makam Buyut Candi di Dusun Tampingan, Makam Mbah Kaliman di Dusun Bakalan, Makam Mbah Dipo/Mbah Jenggot di Dusun Randubeso, Makam Nyi Mas Akimas dan makam Ki Harjo Atmojo serta kompleks makam kepala desa pertama sampai ketujuh dalam satu lokasi di Dusun Mojo.
”Di setiap makam yang didatangi, Pemdes Tampingmojo beserta tamu undangan dan warga sekitar membawa tumpeng yang nantinya akan dipurak setelah doa bersama,” terangnya.
Dalam rangkaian acara sedekah desa sekaligus memperingati hari kemerdekan, Pemdes Tampingmojo menggelar beragam rangkaian kegiatan karnaval, hiburan campursari serta acara tahlil bersama.
”Saya mewakili jajaran pemdes, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh masyarakat Desa Tampingmojo yang telah guyup rukun. Semoga kita semua bisa memaknai dan mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya dan harapan kami Desa Tampingmojo lebih maju lagi menjadi desa yang baldatun toyyibatun wa robbun ghofur serta masyarakatnya tenteram sejahtera,” pungkasnya. (dwi/naz)
Editor : Ainul Hafidz