JombangBanget.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Dapurkejambon, Kecamatan/Kabupaten Jombang telah menuntaskan inovasi dalam mengubah lahan tanah kas desa (TKD) menjadi taman desa ramah perempuan dan anak.
“Kesan angker lokasi TKD yang berada di samping makam umum dan terdapat punden keramat berusaha kami hilangkan,” ujar M Subbatul Alimi Kepala Desa Dapurkejambon.
Sekarang, taman yang dinamakan Taman Desa Dapurkejambon tersebut kerap menjadi jujugan masyarakat sekitar untuk sekedar melepas penat maupun mengasuh anak.
Fasilitas gazebo dan wahana permainan anak dapat digunakan pengunjung secara gratis.
Rampungnya pembangunan taman desa juga dimanfaatkan warga untuk berjualan makanan dan minuman ringan di sekitar taman.
“Alhamdulillah selain lebih indah dipandang juga bermanfaat secara perekonomian bagi warga sekitar,” tambah Alimi.
Awal mula pembangunan taman desa dimulai dari keikutsertaan Desa Dapurkejambon dalam lomba inovasi desa.
Desa dengan tiga dusun yang meliputi Dusun Dapurno, Kejambon dan Dusun Banggle tersebut lantas memutuskan pembangunan taman desa yang selanjutnya dikelola oleh Kelompok Masyarakat (Pokmas).
Lokasi punden yang sebelumnya digunakan untuk kegiatan mistis kini telah berubah menjadi taman yang sejuk dan asri.
Selain penanaman pohon buah di sekitar taman, juga dilengkapi dengan pembangunan pagar pembatas lokasi.
“Termasuk relief taman serta lampu penerangan malam hari. Lokasi punden juga kami percantik dengan membangun atap pelindung dan akses masuk,” pungkasnya. (dwi/bin/fid)
Editor : Ainul Hafidz