Setelah 14 Tahun, Kawasan Industri Ploso Jombang Segera Dibangun

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06:42 WIB
Ilustrasi kawasan industri. (Ainul Hafidz/AI/Radar Jombang)
Ilustrasi kawasan industri. (Ainul Hafidz/AI/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Setelah berproses sejak 2012, Kawasan Industri Ploso di wilayah utara Sungai Brantas, Jombang, bersiap memasuki tahap pembangunan.

Pengembang menjadwalkan ground breaking pada 23 Oktober 2026 untuk kawasan seluas 350 hektare yang diharapkan mampu menarik investasi dan membuka peluang kerja bagi warga setempat.

Dukungan ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama (KSB) antara Pemkab Jombang dan PT Kawasan Ploso tentang Pengembangan dan Pemanfaatan Sumber Daya untuk Mendukung Program Pembangunan di Kabupaten Jombang.

Baca Juga: Jombang Catat 318 Kebakaran dalam 10 Bulan, Karhutla Terbanyak

Kesepakatan ditandatangani Bupati Jombang Warsubi dan Direktur Utama PT Kawasan Ploso Wihardi Hosen di Ruang Swagata Pendopo Kabupaten Jombang, Rabu (7/10).

Kerja sama itu berlaku selama lima tahun.

Bupati Warsubi menegaskan, pemkab berkomitmen menciptakan iklim investasi yang kondusif, memangkas hambatan birokrasi, serta mendukung kebutuhan sarana dan prasarana bagi investor.

”Kami sangat mendukung berdirinya kawasan industri ini karena sejalan dengan visi-misi kami bersama Gus Wabup, untuk menarik investor, baik lokal maupun mancanegara. Kami ingin Jombang dikenal sebagai daerah yang ramah investor,” tegas Warsubi.

Baca Juga: Risoles hingga Tape Ketan Hijau, UMKM Balonggemek Jombang Dikembangkan untuk Maju

Selain menarik investasi, pemkab menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu mengisi kebutuhan tenaga kerja industri.

Pelatihan akan diarahkan sesuai kebutuhan perusahaan, terutama bagi lulusan SMA dan SMK.

”Dengan adanya pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan Kawasan Industri Ploso dan kolaborasi ini, kita optimistis lapangan kerja akan terbuka lebar bagi masyarakat Jombang,” pungkas Warsubi.

Warsubi juga mengajak masyarakat menjaga kondusivitas daerah dan mendukung kemudahan pelayanan investasi agar investor tidak mengalihkan pilihannya dari Jombang.

Sementara itu, Wihardi Hosen menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Jombang. Menurut dia, izin lokasi kawasan industri tersebut telah diperoleh sejak 2012.

Setelah melewati masa persiapan panjang, pihaknya kini siap melangkah ke tahap pembangunan.

”Izin lokasi kami dapatkan sejak tahun 2012. Berkat ridho Allah SWT dan dukungan luar biasa dari Abah Bupati serta seluruh jajaran Pemkab Jombang di tahun 2026 ini, kami siap melangkah ke tahap selanjutnya. Rencananya, ground breaking akan dilaksanakan pada 23 Oktober mendatang sebagai titik awal pembangunan kawasan industri ini,” ujar Wihardi Hosen saat beraudiensi bersama Bupati Jombang.

Baca Juga: Student Journalism: Pola Makan

Wihardi menambahkan, Kawasan Industri Ploso merupakan kawasan industri ketiga yang dikembangkan kelompok usahanya setelah Mojokerto dan Batang.

”Kami optimistis kawasan industri di Jombang ini akan berkembang sangat baik dan menjadi yang terbaik dari yang pernah kami bangun sebelumnya,” jelasnya.

Pertemuan itu turut dihadiri Wakil Bupati Jombang Salmanudin (Gus Salman), Sekdakab Jombang Agus Purnomo, para asisten, staf ahli, kepala OPD di lingkup Pemkab Jombang, serta perwakilan PT Kawasan Ploso dan PT Intiland, yakni Achmad Andi Yusuf dan Moch. Bintoro. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
kawasan industri pabrik Jombang Ploso pembangunan