Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Laris Manis! Kacang Goreng Pasir Mlaten Jombang Tembus Banyak Kota, Omzet Jutaan Rupiah

Anggi Fridianto • Senin, 6 April 2026 | 17:13 WIB
TRADISIONAL: Produksi kacang goreng di Dusun Mlaten, Desa Selorejo, Kecamatan Mojowarno, Jombang menggunakan cara tradisional. (Anggi Fridianto/Radar Jombang)
TRADISIONAL: Produksi kacang goreng di Dusun Mlaten, Desa Selorejo, Kecamatan Mojowarno, Jombang menggunakan cara tradisional. (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

 

JombangBanget.id - Kacang goreng pasir produksi perajin Dusun Mlaten, Desa Selorejo, Kecamatan Mojowarno, Jombang terus memperluas pasar.

Tidak hanya diminati warga lokal, camilan tradisional ini kini menembus penjualan ke berbagai kota hingga Jawa Tengah.

Salah satu produsen, Syaifullah, 58, menyebut pesanan datang dari sejumlah daerah.

Baca Juga: Tak Berkutik, Tiga Pengedar Sabu di Jombang Diciduk Polisi, 49 Gram dan Uang Rp 25 Juta Disita

”Mulai Surabaya, Pasuruan, Sidoarjo, Banyuwangi hingga beberapa wilayah di Jawa Tengah,” terangnya.

Permintaan yang terus mengalir membuat produksi harus ditingkatkan, terutama menjelang Lebaran.

Dalam kondisi normal, Syaifullah memproduksi sekitar 50 hingga 90 kilogram kacang kulit per hari.

Namun saat permintaan meningkat, kapasitas produksi bisa melonjak hingga 200 kilogram per hari. 

Baca Juga: Komplotan Perampok Pasutri di Sumobito Jombang Diringkus Polisi, Dua Eksekutor Masih Buron

”Kalau mendekati Lebaran sehari bisa produksi sampai 200 kg, sebab permintaan banyak,” terangnya.

Meluasnya jangkauan pasar berdampak langsung pada peningkatan pendapatan.

Dalam sehari, omzet yang diperoleh bisa mencapai Rp 7 juta hingga Rp 8 juta ketika pesanan sedang ramai.

Harga jual yang terjangkau menjadi salah satu faktor tingginya minat konsumen.

”Tergantung jenisnya. Kacang hibrida dijual Rp 40 ribu per kilogram, sedangkan kacang lokal dibanderol Rp 37 ribu per kilogram,” bebernya.

Selain itu, cita rasa gurih dan tekstur renyah khas kacang goreng pasir membuat produk ini tetap diminati di tengah banyaknya pilihan camilan modern.

”Kata beberapa pelanggan, rasanya kacangnya khas, banyak yang suka,” ungkap Syaifullah. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#kacang goreng pasir #Mojowarno #omzet #Jombang #Mlaku bareng