JombangBanget.id – Kenaikan harga emas di pasaran membuat warga Jombang berbondong-bondong melepas perhiasan mereka.
Hal ini terlihat dari ramainya transaksi penjualan di sejumlah toko emas di pusat kota.
Kharimatul, 24,, warga Kecamatan Jogoroto, mengaku tergiur harga buy back yang naik signifikan.
”Buy back kadar 16 karat naik menjadi Rp 2.119.500 per gram. Saya jual 2 gram dan mendapat untung Rp 709.000,” tuturnya.
Emas tersebut dibelinya pertengahan Desember lalu seharga Rp 1.765.000 per gram.
”Kalau untung saya jual, kalau rugi saya tahan. Hari ini sedang take profit,” ujarnya.
Namun, harga emas juga fluktuatif. Jumat (30/1) pagi, harga emas kadar 16 karat tercatat Rp 2.119.500 per gram. Menjelang siang, turun sekitar Rp 48.000 per gram.
”Biasanya setelah turun, saya beli lagi,” katanya.
Karyawan Toko Mas Indra di Jl A Yani, Ani, membenarkan tren kenaikan harga emas dalam sebulan terakhir.
”Naiknya pelan-pelan sejak bulan lalu. Harganya naik turun,” ujarnya.
Ani menyebut penjualan emas lebih mendominasi dibanding pembelian.
Baca Juga: Student Journalism: Medali Emas OSH
”Yang jual cukup banyak, sehari bisa lebih dari lima orang,” ungkapnya.
Meski begitu, pembelian tetap ada. ”Masih ada yang beli, tergantung kebutuhan dan budget,” tambahnya.
Disinggung kabar harga emas sempet menembus Rp 3 juta per gram, Ani memastikan belum terjadi di tokonya.
”Di sini tidak sampai Rp 3 juta, masih fluktuatif,” jelasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz