Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Panen Durian Wonosalam Jombang Merosot, Cuaca Ekstrem Jadi Biang Kerok

Anggi Fridianto • Kamis, 15 Januari 2026 | 08:45 WIB
MELIMPAH: Heri Susanto, salah satu petani durian usai memanen di kebunnya di Dusun Tukum, Desa Wonosalam, Jombang, Rabu (14/1).
MELIMPAH: Heri Susanto, salah satu petani durian usai memanen di kebunnya di Dusun Tukum, Desa Wonosalam, Jombang, Rabu (14/1).

JombangBanget.id – Aroma durian kembali menyelimuti Lereng Gunung Anjasmoro, Jombang.

Kecamatan Wonosalam, Jombang memasuki musim panen raya durian.

Buah berduri khas pegunungan ini tetap jadi buruan pencinta durian berkat cita rasa legit pahit yang sulit ditandingi varietas lain.

Namun, panen tahun ini tidak semeriah musim sebelumnya.

Cuaca ekstrem sepanjang kemarau basah berdampak pada produktivitas tanaman.

Hasil panen menurun hingga lebih dari separo dibanding tahun lalu. Hal itu diakui Heri Susanto, petani durian di Dusun Tukum, Desa Wonosalam.

”Kalau tahun lalu bisa panen sekitar 500 buah per hari. Sekarang hanya 100 sampai 200 buah per hari,” ujarnya, Rabu (14/1).

Secara keseluruhan, hasil panen tahun ini diperkirakan kurang dari 50 persen dibanding musim normal.

Curah hujan tinggi disertai angin kencang membuat banyak bunga rontok sebelum menjadi buah.

Sebagian durian juga rusak saat jatuh akibat hujan lebat yang kerap mengguyur wilayah Wonosalam, Jombang.

”Di sini hampir setiap hari hujan. Jadi banyak durian yang jatuh sebelum tua,’’ papar dia.

Baca Juga: Petani Wonosalam Jombang Berbagi Tips agar Durian Premium Bisa Cepat Berbuah dan Berkualitas, Begini Tekniknya

Menurunnya stok membuat harga ikut merangkak naik. Di sisi lain, permintaan pasar tetap tinggi meski pasokan terbatas.

”Permintaan pasar cukup tinggi seperti biasa. Namun, barangnya ini agak sulit,’’ papar dia.

Saat ini, durian lokal Wonosalam dijual dengan kisaran Rp 25 ribu hingga Rp 80 ribu per kilogram, tergantung ukuran dan kualitas.

Meski harga naik, pembeli tetap berdatangan. Rasa khas legit pahit durian asal lereng Gunung Anjasmoro masih jadi daya tarik utama.

”Tetap laris dan habis setiap hari,’’ pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#panen durian #durian wonosalam #durian #cuaca ekstrem #Wonosalam #Jombang #harga