JombangBanget.id - Musim giling tebu PG Tjoekir di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang tahun ini resmi berakhir pada 4 November lalu.
Tahun ini, pabrik gula di bawah PT SGN mencatatkan prestasi manis.
Capaian produksinya melampaui target sekaligus menjadi yang tertinggi dalam sembilan tahun terakhir terakhir atau dicapai pada 2016.
General Manajer PT SGN PG Tjoekir Abdul Aziz Purmali melalui Manajer Teknik Satriyo Adi Nagoro mengungkapkan, torehan tahun ini merupakan buah kerja bersama seluruh pihak yang terlibat.
PG Tjoekir berhasil menggiling sebanyak 506.271 ton tebu dan menghasilkan 34.448 ton gula.
”Target tahun ini menggiling 430.000 ton tebu. Dibanding tahun lalu, realisasi menggiling 340.000 ton tebu. Sehingga tahun ini melewati realisasi tahun lalu sekaligus melebihi target,” terangnya.
Menurut Satriyo, peningkatan kinerja tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai petani hingga lembaga terkait.
”Ini tidak lepas dari support petani, stakeholder lain, Dinas Pertanian Jombang, asosiasi petani tebu, serta masyarakat sekitar yang mendukung keberadaan PG Tjoekir,” imbuhnya.
Ia menyebut, kondisi internal maupun eksternal tahun ini sangat kondusif, sehingga proses produksi berlangsung optimal.
”Sehingga produksi gula tahun ini berjalan baik, menghasilkan gula sebanyak-banyaknya,” ujarnya.
Satriyo berharap momentum positif ini dapat terus berlanjut.
Baca Juga: Buka Giling 2025, PT SGN PG Tjoekir Jombang Targetkan Produksi 30.851 Ton Gula
”Mudah-mudahan ke depan terus tumbuh dan tumbuh,” pungkasnya. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz