Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Warga Jombang Ini Berbagi Tips Cara Kirim Ikan Guppy Sampai ke Luar Negeri

Ainul Hafidz • Senin, 10 Maret 2025 | 17:15 WIB
WARNA-WARNI: M Lukman Hakim warga Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito, Jombang menunjukkan anakan ikan guppy.
WARNA-WARNI: M Lukman Hakim warga Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito, Jombang menunjukkan anakan ikan guppy.

JombangBanget.id - Hasil budi daya ikan guppy yang dilakukan M Lukman Hakim, warga Desa Plosokerep, Kecamatan Sumobito, Jombang banyak peminat.

Pasalnya, penjualan tak hanya di area Jawa timur, namun hingga ke luar negeri.

”Jadi selain pelanggan, juga ada reseler. Biasanya ketika kirim ke luar negeri, harus pakai transhipping atau transhipper dahulu,” kata Lukman.

Beberapa penjualan ke luar negeri di antaranya ke Malaysia, Filipina, hingga Amerika dan Kanada.

”Alamatnya tetap ke luar negeri, tetapi melalui jasa transhipper dahulu. Jadi ikannya dikirim ke Jakarta untuk dikarantina,” imbuh dia.

Selama proses karantina, seluruh ikan sudah dikemas sedemikian rupa. Waktu karantina terkadang dua sampai tiga hari.

”Di sana dilepas sekian hari, baru dikirim ke luar negeri. Itupun harus nunggu pengiriman dengan jumlah banyak dahulu, karena untuk biaya pengiriman luar negeri jelas mahal,” ujar Lukman.

Dalam sehari dia biasa menjual hingga 10 pasang indukan. Belum termasuk anakan yang biasa dijual ke tengkulak.

”Rata-rata dalam seminggu itu dapat Rp 1 juta, ya lumayan. Karena dari hobi bisa menambah untuk penghasilan,” tutur dia.

Harga ikan guppy yang dijual tergantung pada jenis ikan. Paling murah per pasangnya Rp 20 ribu untuk jenis Viena Bottom Sword, Yellow Cobra, hingga jenis Red Mozaik.

”Paling mahal di sini Albino Koi Red Ear Rp 100 satu pasang,” ujar Lukman. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#transhipment #luar negeri #jasa pengiriman #budi daya #penjualan #Jombang #ikan guppy