Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Kesehatan Kota Santri Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik & Pemerintahan Politika Wisata

Berikut Cara Budi Daya Salak Pondoh Organik dari Wonosalam Jombang agar Buah Tak Mudah Busuk

Anggi Fridianto • Kamis, 17 Oktober 2024 - 16:36 WIB
DIRAWAT: Zaenal Arifin, warga Desa/Kecamatan Wonosalam Jombang saat merawat tanaman salak pondoh, Rabu (9/10).
DIRAWAT: Zaenal Arifin, warga Desa/Kecamatan Wonosalam Jombang saat merawat tanaman salak pondoh, Rabu (9/10).

JombangBanget.id - Salah satu ciri khas salak pondoh yang dibudidayakan Zaenal Arifin, warga Desa/Kecamatan Wonosalam, Jombang, adalah buahnya yang segar dan tidak mudah busuk.

Ini setelah, dirinya konsisten menggunakan pupuk bokasi dari kotoran ternaknya.

”Ya, sejak awal saya konsisten menggunakan pupuk bokasi. Selain lebih hemat karena tidak perlu merogoh kocek untuk membeli pupuk kimia, dari segi pemanfaatan juga ramah lingkungan,’’ ujar dia Zaenal kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Baca Juga: Penen Melimpah, Segini Harga Ketela Pohon di Tingkat Petani Wonosalam Jombang

Zaenal menyampaikan, dari segi kualitas, buah yang memanfaatkan pupuk bokasi lebih segar dan tidak mudah busuk.

Bahkan, sebagian pelanggan mengaku jika salak hasil budi daya kebun Zaenal segarnya lebih tahan lama dibandingkan salak yang dijual di pasaran.

”Kalau pakai pupuk kimia, memang lebih cepat panen. Tapi buahnya cepat busuk,’’ tandasnya.

Dalam memasarkan buahnya, Zaenal lebih sering menjual di depan rumahnya yang berada di pinggir jalan raya Wonosalam.

”Saya jual sendiri, karena sebagian pengunjung juga ada yang ingin memetik langsung dari kebun,’’ pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#tak mudah #buah #wonderland wonosalam #budi daya #salak pondoh #Wonosalam #organik #Jombang #busuk