Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Petani Utara Brantas Jombang Keluhkan Rendemen Tembakau Turun Jadi Segini

Achmad RW • Kamis, 12 September 2024 | 23:22 WIB
DIJEMUR: Petani tembakau di utara Brantas Jombang mengeluhkan rendemen tembakau turun.
DIJEMUR: Petani tembakau di utara Brantas Jombang mengeluhkan rendemen tembakau turun.

JombangBanget.id - Memasuki panen raya tembakau, petani di utara Brantas Jombang semringah.

Pasalnya, harga jual tembakau tinggi.

Sayangnya, para petani harus menerima kenyataan rendemen tembakau turun cukup signifikan.

Diduga penyebabnya faktor cuaca yang terlalu terik.

”Sekarang ini 1 kuintal tembakau basah hanya menghasikan 10 kilogram tembakau kering, padahal tahun kemarin 1 kuintal tembakau basah bisa menghasilkan 13 kilogram tembakau kering,” ungkap Bandi, petani tembakau di Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Jombang, Rabu (11/9).

Ditanya faktor yang memengaruhi turunnya rendemen tembakau turun hingga mencapai 3 persen, menurut Bandi disebabkan cuaca yang sangat terik di pengujung musim tanam.

Hal itu membuat banyak daun tembakau yang mengering meski usianya belum cukup tua.

”Sekarang itu terlalu tinggi suhu udaranya ini kan tembakau cepat kering di pohon, jadi kualitasnya agak rendah,” lontarnya.

Beruntungnya harga jual tembakau kering melonjak tajam.

Sehingga petani tetap mendapatkan keuntungan lumayan.

Harga tembakau kering rajang meningkat tajam dibandikan harga tembakau kering rajang daritahun lalu.

Baca Juga: Masuk Panen Raya Tembakau, Petani di Jombang Ini Berharap Harga Jual Tak Anjlok

”Harga tembakau kering rajang sekarang Rp 39 ribu per kilo, tahun lalu hanya sekitar Rp 32 ribu,” imbuhnya. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#jual #rajang #rendemen #Utara #harga jual #Tembakau #Jombang #harga #brantas #turun #Petani