Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Butuh Tusuk untuk Sate dan Pentol? Perajin dari Wonosalam Jombang Ini Bisa Jadi Pilihan, Segini Harga Per Kilogramnya

Anggi Fridianto • Kamis, 20 Juni 2024 | 15:50 WIB
DIPROSES: Ira Nuriawan, 32, Warga Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Jombang, saat membuat tusuk berbahan bambu.
DIPROSES: Ira Nuriawan, 32, Warga Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Jombang, saat membuat tusuk berbahan bambu.

JombangBanget.id - Momentum Idul Adha menjadi momen yang ditunggu perajin tusuk sate di Jombang.

Pasalnya, pada momen hari raya umat Islam ini, permintaan tusuk sate meningkat.

Hal ini juga dirasakan Ira Nuriawan, 32, perajin tusuk sate asal Dusun Wonotirto, Desa Wonomerto, Kecamatan Wonosalam, Jombang.

Bahkan permintaan tidak hanya dari lokal Jombang namun beberapa pelanggannya juga datang dari kebupaten/kota tetangga.

”Pengiriman sekitar Jombang dan ada juga yang kita kirim ke pengepul di Kabupaten Malang,” ujar dia kepada Jawa Pos Radar Jombang.

Selain melayani pembelian dalam jumlah besar, ia juga melayani pembelian untuk para pedagang kecil.

Misalnya, pedagang pentol, sate hingga kudapan yang menggunakan tusuk.

”Untuk harga bervariatif tergantung ukurannya mulai Rp 6 ribu sampai Rp 10 ribu per kilogramnya,” jelas dia.

Dalam sebulan, Ira bisa meraup omzet sekitar Rp 4 juta-Rp 5 juta.

Omzet itu tergantung banyaknya tusuk yang dikirim kepada para konsumen.

”Alhamdulillah, untuk permintaan menjelang Idul Adha ini ada kenaikan. Permintaan meningkat hampir dua kali lipat setiap minggunya,” pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#bambu #wonderland wonosalam #Wonosalam #Jombang #Pentol #tusuk #harga #tusuk sate